Jembatan Kapuas III Belum Mampu Atasi Kemacetan

oleh

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, pembangunan Jembatan Kapuas III belum mampu mengatasi kemacetan di jalan paralel Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak, tanpa didukung adanya jalan alternatif lain. <p style="text-align: justify;">"Yang perlu dipikirkan, selain membangun Jembatan Kapuas III, yakni membuat jalan tembus dari Jembatan Kapuas II ke Kecamatan Pontianak Utara, sehingga tidak lagi melalui Kecamatan Pontianak Timur (Jembatan Landak)," kata Sutarmidji saat menjawab keluhan warga Pontianak dalam dialog interaktif masyarakat Kota Pontianak, Selasa.<br /><br />Sutarmidji menjelaskan, untuk mengatasi kemacetan dari Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak, diperlukan jalan alternatif dari Jembatan Kapuas II hingga luar Kecamatan Pontianak Utara sehingga kendaraan-kendaraan besar tidak melewati kota di kedua kecamatan itu.<br /><br />"Selain itu, Jembatan Kapuas III yang sudah dikonsep, juga terus berlanjut dalam mengatasi kemacetan di Kota Pontianak," ungkapnya.<br /><br />Menurut Sutarmidji, usulan membuat jalan alternatif itu sudah disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat. "Dalam hal pembiayaan tidak masalah untuk membangun jalan alternatif tersebut. Kami targetkan 2015 bisa terealisasi," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, pembangunan Jembatan Kapuas III sangat mendesak dibangun, karena dengan dibangunnya Jembatan Kapuas II ternyata tidak terlalu mengurangi tingkat kemacetan di Jembatan Kapuas I.<br /><br />Jembatan Kapus III sebagai alternatif keluar masuknya kendaraan dari Pontianak ke bagian utara Kalbar, seperti Kabupaten Pontianak, Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sambas dan sebaliknya.<br /><br />"Sehingga penempatannya antara wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak," ujarnya.<br /><br />Sementara, Jembatan Kapuas II saat ini untuk jalur Pontianak ke Kabupaten Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kabupaten Kapus Hulu dan sebaliknya. "Untuk Jembatan Kapuas I hanya untuk melayani arus lalu lintas kendaraan baik roda dua dan empat dari Kecamatan Pontianak Timur dan Utara saja sudah macet," ujar Edi.<br /><br />Kepala Dinas PU Kota Pontianak menyatakan, saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi terkait rencana pembangunan Jembatan Kapuas III tersebut, karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar, yakni sekitar ratusan miliar.<br /><br />"Kalau pembangunan jembatan itu hanya mengandalkan APBD Pemkot Pontianak, tidak akan cukup, sehingga perlu bantuan dari provinsi maupun pemerintah pusat," ujar Edi.<br /><br />Dari pantauan di lapangan, kemacetan pada jam-jam sibuk di Jembatan Kapuas I dan Landak semakin panjang dan semakin semrawut, karena banyaknya kendaraan, baik roda dua dan empat yang menggunakan kedua jembatan penghubung tersebut.<br /><br />Dishubkominfo Kota Pontianak telah melarang kendaraan roda enam ke atas untuk melewati Jembatan Kapuas I, karena dinilai membuat macet, dan dikhawatirkan jembatan itu ambruk karena tidak kuat menahan beban yang melewatinya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>