Jepang Berharap Indonesia Turunkan Tim Identifikasi Jenazah

oleh

Pemerintah Jepang berharap pemerintah Indonesia membantu menurunkan tim evakuasi dan identifikasi jenazah pasca terjadinya tsunami di Negara Matahari itu. <p style="text-align: justify;">Konsul Muda Jepang Ayako Masuda saat berkunjung ke Kalimantan Selatan mendampingi Konjen Jepang Surabaya Masaaki Takano di Banjarmasin, Kamis (24/03/2011), mengatakan Indonesia negara sudah pengalaman mengatasi tsunami.<br /><br />Ia menjelaskan, Indonesia yang pernah dilanda bencana tsunami seperti yang terjadi di Aceh, dengan pengalaman tersebut pemerintah Jepang yakin bahwa Indonesia cukup berpengalaman dan memiliki sumber daya manusia untuk identifikasi jenazah.<br /><br />"Banyak jenazah korban tsunami yang belum ditemukan dan diidentifikasi pascatsunami, sehingga kami sangat memerlukan bantuan untuk hal tersebut," katanya.<br /><br />Selain itu, kata dia, bantuan kedatangan tim medis yaitu dokter dan perawat juga masih sangat diperlukan, sehingga Jepang berharap Indonesia juga bisa mengirimkan tim kesehatannya.<br /><br />Kedatangan Konjen Jepang Masaaki Takano ke Banjarmasin bersama rombongan disambut oleh Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan bersama dengan jajaran pejabat terkait.<br /><br />Menurut Masaaki, kedatangannya ke Banjarmasin dalam rangka menjalin silaturahim sekaligus untuk mengetahui secara langsung kondisi Kalsel secara keseluruhan.<br /><br />"Kita ingin keliling ke seluruh wilayah Kalsel, sehingga saya bisa menginformasikan kepada Jepang tentang situasi daerah ini dengan baik," katanya.<br /><br />Menurut dia, dari pengamatan sementara, Kalsel merupakan daerah yang cukup kondusif dan memiliki potensi besar untuk melakukan kerja sama dalam berbagai hal termasuk kerja sama dibidang ekonomi.<br /><br />Tentang kondisi Jepang pasca Tsunami, kata Masaaki, saat ini relatif kondusif dan stabil, berbagai persoalan pasca bencana besar tersebut mulai bisa diselesikan.<br /><br />Termasuk kondisi perekonomian, juga mulai berangsur pulih dan kini terus melakukan pembenahan di berbagai sektor.<br /><br />Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan mengatakan, selain bidang ekonomi, Jepang juga menawarkan kerja sama pengiriman tenaga kerja untuk perawat dan medis.<br /><br />"Di Jepang saat ini memerlukan perawat untuk membantu mengurus orang yang sudah lanjut usia, tawaran tersebut akan kita jajaki," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>