Jimly: Pendidikan Hukum Butuh Revolusi

oleh

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengemukankan bahwa pendidikan hukum di Indonesia membutuhkan revolusi, dari orientasi pengetahuan tentang peraturan menjadi pembelajaran ide-ide dan konsep hukum. <p style="text-align: justify;">"Revolusi terhadap pendidikan hukum merupakan sebuah upaya melahirkan para pakar dan praktisi hukum yang mampu melahirkan produk-produk hukum yang lebih baik di masa mendatang," katanya di Banda Aceh.<br /><br />Pernyataan tersebut disampaikan disela menjadi pembicara utama pada rapat Badan Kerja sama Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia. Rapat yang dibuka Rektor Universitas Syiah Kuala (Unysiah) Banda Aceh, Darni M Daud, itu dihadiri seluruh dekan dari Fakultas hukum di Tanah Air.<br /><br />Menurut dia, pendidikan hukum yang tidak berorientasi pada pembelajaran hukum praktik dan proses tidak akan menghasilkan generasi-generasi yang handal terhadap perkembangan zaman.<br /><br />"Jika pembelajarannya hanya menggunakan berbagai judul-judul materi seperti yang dilakukan saat ini diyakini tidak akan mengubah produk-produk hukum yang menjamin berbagai kebutuhan legislasi jangka panjang," katanya.<br /><br />Karena itu, perubahan besar-besaran terhadap pendidikan hukum yang berorientasi praktik dan merespon perkembangan zaman menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki tatanan hukum di Tanah Air.<br /><br />"Sebagai seorang ahli hukum harus dapat menyelesaikan persoalan hukum yang ada, sehingga produk hukum yang dihasilkan melalui pendekatan struktural dan komitmet politik," katanya menambahkan.<br /><br />Ia berharap pertemuan para dekan Fakultas Hukum tersebut dapat melahirkan konsep-konsep baru, tidak hanya membahas soal kurikulum pendidikan hukum tetapi proses pendidikan yang lebih baik.<br /><br />Dia juga menyarankan, seluruh perguruan tinggi dapat menerapkan pendidikan yang respon terhadap berbagai persoalan sehingga berbagai rancangan hukum tidak tertinggal dengan peristiwa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>