Home / Tak Berkategori

Jumlah Hotspot Di Tabalong Capai 44 Titik

- Jurnalis

Senin, 12 Desember 2011 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah hotspot (titik api) di Tabalong, Kalimantan Selatan yang terdeteksi citra satelit National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA) selama 2011 sebanyak 44 titik. <p style="text-align: justify;">Menurut kepala seksi perlindungan hutan dan lahan, Dinas kehutanan Tabalong, Mokhammad Nur’aini, jumlah hotspot yang terdeteksi cukup banyak di wilayah utara.<br /><br />Masing-masing kecamatan Muara Uya, Jaro, Haruai dan Upau baik di dalam kawasan hutan maupun di lahan milik masyarakat.<br /><br />"Titik api yang terdeteksi memang terbanyak di wilayah Utara Tabalong yakni Kecamatan Muara Uya, Jaro, Haruai dan Upau," jelas Nur’aini, Senin di Tanjung, ibukota Tabalong.<br /><br />"Dari 44 titik api yang terdeteksi terbanyak berada di luar kawasan hutan yakni areal penggunaan lain dan yang berada di dalam kawasan hutan produksi ada sekitar 5 titik," tambahnya.<br /><br />Untuk kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) titik api yang ditemukan masing-masing di Desa Solan Kecamatan Muara Uya, Desa Nalui Kecamatan Jaro dan Desa Dambung Raya Kecamatan Haruai.<br /><br />Sedangkan di wilayah selatan, titik api yang terdeteksi masing-masing di Kecamatan Muaar Harus 2 titik, Banua Lawas 2 titik, Pugaan 1 titik dan Tanta 3 titik.<br /><br />Sementara itu untuk kegiatan pengamanan hutan, UPT hutan lindung Dishut Tabalong bersama tim gabungan Polres Tabalong dan instansi terkait, selama 2011 berhasil mengamankan sekitar 23 band saw ilegal yang ada di kecamatan jaro.<br /><br />Saat ini tercatat ada sekitar 16 band saw legal dan 18 band saw belum mengantongi izin atau ilegal.<br /><br />"Dengan jumlah personil polisi hutan yakni hanya 5 orang, kegiatan pengamanan hutan kita dibantu pihak kepolisian mengingat luas kawasan hutan lindung di Tabalong mencapai 80 ribu hektare lebih, sehingga jadi kendala kita untuk menindak pelaku kejahatan di bidang kehutanan, " jelas salah satu anggota Polhut, Rismansyah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru