Home / Tak Berkategori

Jumlah Warga Kalsel Berumrah Capai 3.000/Bulan

- Jurnalis

Jumat, 17 Februari 2012 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah warga Kalimantan Selatan yang menunaikan ibadah umrah terus meningkat setiap tahunnya, bahkan selama 2011 tercatat 3.000 orang per bulan. <p style="text-align: justify;">Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin di Banjarmasin, Jumat, mengatakan, banyaknya jumlah warga setempat menunaikan ibadah umrah tersebut diharapkan menjadi salah satu indikasi semakin membaiknya tingkat kesejahteraan rakyat Kalsel.<br /><br />Sayangnya, katanya, tingginya minat warga Kalsel untuk pergi umrah tersebut belum didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, antara lain belum dijadikannya Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sebagai Bandara Internasional.<br /><br />"Karena Bandara Syamsudin Noor belum menjadi Bandara Internasional, akhirnya catatan imigrasinya masuk Jakarta, tentu ini sangat menyulitkan berbagai pihak," katanya.<br /><br />Ia berharap, seluruh pihak, baik itu pemerintah daerah, DPRD dan lembaga-lembaga terkait di Kalsel mendorong untuk segera terealisasinya Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menjadi Bandara Internasional.<br /><br />Menurut Rudy, masalah pembangunan infrastruktur di Kalimantan selama ini belum mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat, sehingga pembangunannya masih jauh tertinggal dengan di daerah lain, baik itu Jawa, Sumatra dan lainnya.<br /><br />Pertumbuhan ekonomi di Kalsel, kata dia, melaju cukup pesat sayangnya kondisi tersebut belum diimbangi dengan laju pembangunan infrastruktur yang memadai.<br /><br />Hal tersebut bisa dilihat dari pertumbuhan kendaraan roda dua maupun roda empat di KaLsel selama 2005-2010 yang mencapai 110 persen, pertumbuhannya tidak sebanding dengan pembangunan jalan.<br /><br />Kondisi tersebut membuat kota Banjarmasin khususnya, dan Kalsel umumnya kini sering terjadi kemacetan.<br /><br />"Beruntung kini angkutan tambang batu bara tidak lagi melintas di jalan raya tetapi sudah melewati jalan khusus yang wajib dibangun perusahaan sendiri," katanya.<br /><br />General Manager (GM) PT angkasa Pura I, Gerrit N Mailenzun, mengatakan, rencana pembangunan apron untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor menjadi Bandara Internasional kini baru tahap pendataan lahan seluas 102 hektare.<br /><br />Pendataan yang kini telah mencapai 90 persen lebih tersebut, akan dilanjutkan dengan proses negosiasi dan ganti rugi yang diharapkan bisa dituntaskan pada 2012 ini juga.<br /><br />Selain proses pendataan lahan, tambah Gerit, saat ini proses pengajuan Amdal juga telah sampai pada Kementerian Lingkungan Hidup, begitu juga dengan proses surat menyurat lainnya.<br /><br />Dengan demikian, pada 2013 proses pembangunan dan pengembangan bandara bisa diselesaikan maksimal pada 2017 sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rencana jangka panjang pembangunan dan pengembangan Bandara Syamsudin Noor.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru