Jurnalis Pontianak Berlatih Di American Corner Untan

oleh

Sejumlah jurnalis yang bertugas di Kalimantan Barat siap meningkatkan kompetensi dalam berbahasa Inggris dengan menggandeng American Corner Universitas Tanjungpura Pontianak. <p style="text-align: justify;">"Kami sebagai jurnalis merasa perlu untuk meningkatkan kompetensi tidak hanya dibidang jurnalistik, namun juga kemampuan berbahasa asing, karena itu juga menjadi keharusan yang harus kami kuasai. Makanya kami ingin memantapkan bahasa Ingrris kami dan kami sangat beruntung karena kami diberi kesempatan untuk bisa belajar di American Corner Untan," kata koordinator acara, Aristono di Pontianak, Selasa.<br /><br />Aris yang juga merupakan wartawan di Harian AP Post tersebut menambahkan, untuk sementara ini ada 18 orang yang sudah menyatakan kesiapannya. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan lagi, karena untuk satu kelas belajar bisa untuk 25 sampai 30 peserta.<br /><br />"Kita masih menunggu kawan-kawan yang akan bergabung, namun kita harus menyesuaikan dengan kuota yang ada. Dalam kesempatan ini, kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Untan, pak Thamrin Usman yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk bergabung di American Corner Untan dan kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," tuturnya.<br /><br />Di tempat yang sama, Direktur American Corner Untan, Stella Fransiska mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik adanya minat dari para jurnalis untuk meningkatkan kemampuan bahasa asingnya di lembaga yang dipimpinnya saat ini.<br /><br />"Pelatihan ini resmi dan akan mendapatkan sertifikat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat dan standar pelatihannya langsung menggunakan kurikulum dari Amerika. Kami juga menyediakan tenaga pengajar yang merupakan native speaker," katanya.<br /><br />Untan dan American Corner, kata dia merasa perlu untuk memberikan dukungan dalam pengembangan kompetensi jurnalis di Pontianak dengan cara memberikan pelatihan bahasa Inggris.<br /><br />Disebutkan dia, pelatihan akan difokuskan kepada kemampuan berbicara langsung dan menulis dalam Bahasa Inggris, yang merupakan kebutuhan utama para wartawan. Kelas akan digelar seminggu sekali.<br /><br />Sejatinya, kata dia, pemerintah dan lembaga-lembaga di Amerika punya banyak program pertukaran orang dan pengembangan kemampuan, termasuk dalam bidang jurnalistik. Namun sejauh ini, jarang sekali jurnalis dari Kalbar yang terlibat.<br /><br />"Masalah utamanya ada pada syarat berbahasa Inggris aktif. Seingat saya baru satu wartawan Kalbar kita fasilitasi dalam persiapan program ke Amerika, yaitu Alexander Mering," kata dia.<br /><br />Rektor Untan, Thamrin Usman menyambut baik niat para wartawan tersebut. Untuk jurnalis, kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni tentu sangat membantu kerja mereka.<br /><br />"Wartawan adalah bidang pekerjaan yang terkait dengan komunikasi dan kami sudah berkecimpung di dunia komunikasi sangat lama, Jadi, kami ingin membagi pengalaman ini dengan masyarakat, termasuk para jurnalis," kata dia. (das/ant)</p>