Kabupaten Landak Promosikan Wisata Dulang Intan

oleh

Bupati Landak Adrianus Asia Sidot mengatakan bahwa ia bertekad akan mengarap wisata mendulang intan sebagai ikon kabupaten setempat. <p style="text-align: justify;">"Wisata sebagai ikon kabupaten, kami akan promosikan wisata mendulang intan. Selanjutnya tinggal upaya memasarkannya dan ini harus ada ahli yang merancang," kata Adrianus di Ngabang, Kalimantan Barat, Sabtu.<br /><br />Menurutnya, pihaknya terus mempromosikan di berbagai kegiatan, baik di Jakarta maupun daerah lainnya.<br /><br />Diakuinya bahwa sudah ada yang berminat mengelola dan kini tinggal disusun secara detail agar bisa menyakinkan para wisatawan.<br /><br />"Jadi, wisata mendulang intan ini tinggal kesiapan masyarakat saja. Jangan nanti setelah dipromosikan kesana-kemari lalu masyarakat malah yang tidak siap," tegas Adrianus.<br /><br />Sebelumnya, tim dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Landak pada Juni 2011 sudah melakukan survei lokasi yang akan dijadikan Peket Wisata Adventure atau Petualangan. Yaitu mengunjungi objek wisata air terjun Melanggar di Kecamatan Air Besar.<br /><br />"Nah, dalam paket itu juga ada wisata mendulang intan di Serimbu," katanya.<br /><br />Menurut Kepala Disporabudpar Landak Lukas Kanoh, wisata mendulang intan merupakan komitmen Bupati Landak yang terus dipromosikan.<br /><br />"Aktivitas masyarakat mendulang intan itu sangat unik, mungkin selama ini orang hanya tahu intannya saja. Tapi cara mencarinya secara tradisional belum banyak yang tahu," katanya.<br /><br />Seperti diketahui, julukan Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat adalah Negeri Intan, karena potensi tambang intan terdapat di daerah tersebut.<br /><br />"Meskipun untuk mencari Intan sangat sulit tapi salah satu mata pencaharian masyarakat di perhuluan Sungai Landak," katanya menjelaskan.<strong> (das/ant)</strong></p>