Kabut Asap di Sintang Semakin Tebal, Anak Sekolah di Liburkan

oleh

Kepala Badan Lingkungan Hidup kabupaten Sintang Henri Harahap mengatakan Kualitas Udara di kabupaten Sintang sejak 5 september 2015 sudah sangat menkhawatirkan, bahkan berdasarkan hasil test laboraturium akhir-akhir ini kualitas udara di kabupaten Sintang semakin memburuk. <p style="text-align: justify;">“sejak tanggal 5 kemarin  kualitas udara di kabupaten sintang sangat mengkhawatirkan, bahkan hari ini kita lihat kabut asap semakin tebal,” terangnya.<br /><br />Hingga saat ini  lanjut henri  pihaknya  terus melakukan upaya sesuai arahan penjabat Bupati Sintang. Untuk mengetahui perubahan kualitas udara pihaknya terus melakukan uji laboratorium.<br /><br />“setiap hari kita membuat laporan dari hasil test laboraturium, karena dari hasil ini menjadi dasar hukum kebijakan  Penjabat Bupati Sintang dalam mengambil kebijakan seperti meliburkan anak sekolah, ” katanya<br /><br />Terkait dengan memburuknya kualitas udara tersebut  henri juga menuturkan, pihaknya juga telah memberikan rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang untuk mengambil langkah kebijakan.<br /><br />“dengan kualitas udara yang mengkhawatirkan ini, kita sudah berikan rekomendasi ke dinkes dan disdik agar meliburkan anak-anak sekolah,” imbuhnya<br /><br />Henri juga mengatakan pihaknya telah membuat surat  edaran kepada  camat dan kepala desa agar memberikan  himbaun kepada masyarak supaya tidak beraktivitas diluar rumah.<br /><br />“kita sudah membuat surat edaran kepada camat dan kepala desa agar memberikan himbawan kepada masyarakat supaya tidak keluar rumah apabila tidak terlalu penting, baik itu pagi hari, siang hari, sore hari  dan malam hari, hal ini guna mencegah timbulnya penyakit akibat pencemaran udara kabut asap,” katanya<br /><br />Henri juga Menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah, sebab selain menimbulkan asap pembakaran juga akan menjadi spot –spot  titik api.<br /><br />“musim kemarau, jangang bakar sampah kondisi sekarang panas, pembakaran sampah  itu kena spot   sebaikanya sampah-sampah itu ditimbun saja,”tegasnya. (KN)</p>