Kadar Keasaman Air Sungai Banjarmasin Mengkhawatirkan

oleh
oleh

Kadar keasaman air sungai di wilayah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, cenderung menaik dan saat ini sudah mengkhawatirkan. <p style="text-align: justify;">"Sebanyak sepuluh lokasi yang diambil sampel air secara acak oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprov Kalsel bekerja sama dengan Pemkot Banjarmasin, menunjukkan tingginya kadar asam itu," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Banjaramsin Drs HM Hamdi di Banjaramsin, Rabu.<br /><br />"Kadar keasaman air sungai yang ideal dengan pH berkisar pH-5 hingga pH-6 namun kali ini tingkat keasaman air sudah menjadi pH-3 hingga pH-5," katanya.<br /><br />Dengan kondisi tersebut,pihaknya akan membawa persoalan tersebut pada Rapat Kerja Linmgkubungan Hidup se Kalimantan di Palangka Raya akhir Maret, agar semua yang berkepentingan Sungai bisa saling menjaga dan memelihara, tuturnya.<br /><br />Ia menjelaskan, ada 10 tempat pengambilan sampel untuk diperiksa di laboratorium, masing-masing diantaranya mulai dari Sungai Mulawarman, Sungai di Kompleks DPR, dekat Pertamina (Sungai Barito), Jembatan Kayu Tangi (Sungai Alalak), Sungai Banua Anyar, sungai dekat intake PDAM Sungai Bilu.<br /><br />Kemudian air Sungai Pekapuran, Sungai Muara Kelayan, dan Sungai Mantuil. sampel yang pH nya terendah ditemukan di titik sungai terendah pada Sungai Alalak yakni 3, 69, yang berarti kadar asamnya tinggi, katanya.<br /><br />Menurut Hamdi, rendahnya tingkat keasaman air ini dapat mempengaruhi terhadap kualitas kehidupan manusia jika secara langsung menggunakan air sungai.<br /><br />Namun jika diendapkan dan dimasak juga masih belum bisa dimanfaatkan karena akan berpengaruh dengan standar kehidupan masyarakat.<br /><br />Malah, katanya, dampak dari tingkat keasaman selain gatal-gatal di kulit, alergi, bahkan jika airnya dikonsumsi lama kelamaan dapat mempengaruhi terhadap kroposnya tulang dan gigi.<br /><br />Ia juga mengatakan tingkat keasaman air bisa jadi disebabkan banyaknya perkebunan yang mengakibatkan produktifitas pelapukan dari berbagai tanaman meningkat menyebabkan tingkat keasaman air. <strong>(phs/Ant)</strong></p>