Kader Golkar Diminta Bersinergi Pascaputusan MA

oleh

Kader Partai Golkar diminta sinergi dan bersatu pascakeluarnya keputusan Mahkamah Agung yang mengesahkan kepengurusan Abu Rizal Bakri sebagai pengurus sah partai ini, Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya, Rusliansyah. <p style="text-align: justify;"><br />"Sekarang tidak ada lagi dualisme kepemimpinan Partai Golkar. MA sudah memutuskan kepengurusan ARB yang sah. Semua kader yang sebelumnya mendukung Agung Laksono juga dapat mendukung dan menerima hasil keputusan MA tersebut," katanya di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />Rusli ingin semua kader yang sebelumnya mengikuti Agung Laksono juga dapat mendukung dan melaksanakan program Partai Golkar dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di bawah kepengurusan ARB, khususnya bagi kader di Palangka Raya.<br /><br />Hal itu disampaikannya usai perayaan Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke-51 sekaligus silaturahmi dengan pengurus partai lainnya. Dia menyatakan sudah cukup aktivitas partai terganggu karena dualisme kepengurusan. Sekarang sudah saatnya semua bersatu memperkuat Golkar di masa mendatang.<br /><br />"Suara Golkar adalah suara rakyat, yang artinya suara rakyat juga suara Golkar. Semoga saja keputusan MA itu sebagai alat perekat rasa persatuan dan kesatuan di dalam partai kami," ujarnya.<br /><br />Rusli mengingatkan bahwa kekompakan kader merupakan senjata utama partai untuk meraih kemenangan dan mampu melaksanakan program-program yang merupakan hasil serapan asrpirasi rakyat.<br /><br />Sebagai legislator dari partai berlambang pohon beringin Kota Palangka Raya, ia mengaku tidak bisa bekerja sendiri apabila tidak didukung atau dibantu kader-kader partai lain.<br /><br />Dirinya adalah utusan partai untuk membela kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya melalui lembaga DPRD, sehingga perlu dibantu pemikiran, analisa, dan program yang harus diperjuangkan sesuai visi misi Golkar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<br /><br />"Meski saya ketua partai kalau tidak didukung kader, tidak ada yang bisa diperbuat. Program yang ingin dilaksanakan juga tidak dapat berjalan maksimal. Untuk itu mari semua kader dan simpatisan Partai Golkar bersatu dalam berjuang bersama," demikian Rusli. (das/ant)</p>