Kadiknas Kalbar: Kabupaten Sambas Lulus UN Terbanyak

oleh

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kalimantan Barat Alexius Akim menyatakan, Kabupaten Sambas menduduki peringkat lulus ujian nasional terbanyak, yakni sebesar 99,90 persen untuk tingkat SMA/sederajat tahun ajaran 2010/2011. <p style="text-align: justify;">"Selain dengan lulus terbanyak, Kabupaten Sambas juga memiliki nilai UN tertinggi, yakni sebesar 7,71, terendah di Kabupaten Kubu Raya sebesar 6,73," kata Alexius Akim di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, untuk tidak lulus terbanyak pada UN 2011 di Kabupaten Bengkayang sebesar 2,32 persen.<br /><br />Sementara, kalau nilai UN tingkat SMA/MA per jurusan, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tertinggi di Kota Pontianak 8,01, terendah di Bengkayang 7,12, untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial nilai tertinggi di Kabupaten Sambas 7,42, terendah di Bengkayang 6,59. Untuk jurusan Bahasa nilai tertinggi di Kabupaten Kubu Raya 7,42, terendah Sanggau 6,72.<br /><br />Menurut Akim, untuk nilai agama tertinggi di Kota Pontianak sebesar 6,79, terendah Kabupaten Kubu Raya 6,70.<br /><br />Untuk tingkat Madrasah Aliyah se-Kalbar, lulus terbanyak di Kabupaten Sambas, Sanggau, Sintang, Sekadau, Melawi, Kayong Utara, tidak lulus terbanyak di Kabupaten Bengkayang 3,08 persen.<br /><br />Nilai UN tertinggi tingkat MA, di Kota Pontianak 7,39, terendah di Kabupaten Melawi 6,59. Jurusan IPA tertinggi di Kabupaten Sanggau 7,82, terendah di Melawi 6,53, nilai IPS tertinggi di Kota Pontianak 7,38, terendah di Melawi 6,52, sementara untuk nilai Agama tertinggi di Kota Pontianak 7,79, dan terendah di Sanggau 6,70, kata Akim.<br /><br />Data Diknas Kalbar, mencatat sebanyak 640 siswa SMA/SMK di provinsi itu tidak lulus UN tahun ajaran 2010/2011 atau sebesar 1,73 persen.<br /><br />"Dari dari total peserta UN SMA/SMK sebanyak 36.988 orang, tercatat 440 siswa SMK yang tidak lulus bersama 200 siswa SMA/MA," kata Akim.<br /><br />Persentase kelulusan SMA/MA tahun ajaran 2010/2011 sebesar 99,25 persen atau sebanyak 26.358 siswa lulus UN dari jumlah peserta 26.559 siswa, tidak lulus 0,75 persen atau sebanyak 200 siswa.<br /><br />Sementara untuk tingkat SMK persentase kelulusannya sebesar 95,78 persen atau 9.989 siswa lulus UN, tidak lulus 0,70 persen atau 440 siswa dari jumlah peserta UN sebanyak 10.429 siswa.<br /><br />"Kalau kami lihat persentase kelulusan mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni kalau digabung untuk SMA/SMK sebesar 98,27 persen, sementara tahun lalu hanya 87 persen," kata Akim. <strong>(phs/Ant)</strong></p>