Kadisdikpora Harap Sekolah Dasar RSBI Jadi SBI

oleh

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Palangka Raya Ikwanuddin mengharapkan sekolah dasar percobaaan rintisan sekolah bertaraf internasional dapat ditingkatkan statusnya menjadi sekolah bertaraf iinternaisonal. <p style="text-align: justify;">"Insya Allah sekolah dasar (SD) percobaan ini dapat menjadi sekolah bertaraf internasional (SBI), apalagi satu-satunya berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI)," kata Ikwanuddin di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Ia mengatakan, sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan Nasional, RSBI hanya diberi selama jangka waktu lima tahun untuk mengembangkan sekolah, jika tidak bisa memenuhi target yang ditetapkan, status sekolah kembali seperti semula.<br /><br />"Namun saya yakin SD percobaan ini dapat mewujudkan apa yang menjadi tuntutan, yakni menjadi SBI, apalagi dengan dukungan semua pihak terutama komite sekolah yang merupakan salah satu faktor penentu," katanya.<br /><br />Ia menambahkan, memang banyak anggran yang dibutuhkan untuk mengembangkan RSBI, karena tidak mungkin hanya mengandalkan ketersediaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), tetapi semua itu bisa diatasi jika ada keterbukaan mengenai dana antara sekolah, komite dan orang tua murid.<br /><br />"Saya mengimbau sekolah jangan pernah menutup-nutupi berapa dana yang dibutuhkan sehingga tidak ada kejadian yang tidak diharapkan," katanya.<br /><br />Menurut dia, bagaimanapun juga kalau sudah berbicara mengenai uang, pasti riskan jika tidak ada keterbukaaan, apalagi menyangkut urusan sekolah.<br /><br />Meski demikian, kata dia, dirinya salut dengan SD percobaaan RSBI tersebut karena belum pernah terdengar orang tua yang merasa keberatan dengan besarnya biaya yang dibutuhkan.<br /><br />Kepala SD Percobaan RSBI Palangka Raya Inalili mengatakan, pihaknya tidak pernah ikut campur masalah biaya bagi peserta didik karena semuanya diurus oleh komite dan sub komite.<br /><br />"Inilah kelebihan sekolah kami, sebab di sini selain ada komite juga ada sub komite dan kami tidak pernah terlibat mengaturnya," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, tahun lalu siswa baru RSBI ditarik biaya sebesar Rp2 juta per tahun setelah dilakukan rapat antara komite sekolah dengan para orang tua siswa.<br /><br />Disinggung mengenai harapan Kadisdikpora agar SD RSBI yang dipimpinnya dapat menjadi SBI, Inalili mengatakan akan berupaya sekuat tenaga dan bekerja sama antara sekolah, komite dan pihak ketiga sehingga bisa direalisasikan.<br /><br />"Jika tidak ada dukungan dari semua pihak, mustahil program rintisan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, karena memang ada hal-hal atau biaya yang harus disiapkan bersama orang tua siswa," katanya.<br /><br />Ia berharap sekolah yang sudah berjalan selama tiga tahun ini, dalam dua tahun ke depan dapat menjadi SBI. <strong>(phs/Ant)</strong></p>