Kalbar Butuh Rp 200 Miliar Untuk Sanitasi

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat butuh Rp200 juta untuk sanitasi dan air bersih. <p style="text-align: justify;">Wakil Gubernur Provinsi Kalbar Christiandy Sanjaya mengatakan untuk mencapai target sanitasi dan air bersih sesuai dengan nota kesepakatan dalam The Millennium Development Goals (MDGs) 2015 sebesar 68,8 persen memang membutuhkan dana yang tidak sedikit.<br /><br />Christiandy mengatakan, kebutuhan dana sebesar itu bukan hanya akan dibebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi atau kabupaten/kota saja, melainkan didalamnya terdapat program-program yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).<br /><br />Walau tidak menyebut berapa persen sanitasi dan air bersih yang sudah terealisasi di Kalbar hingga tahun 2011 ini, namun Christiandy memastikan bahwa target dari MDGs hingga tahun 2015 dapat terlampaui.<br /><br />Anggaran untuk sanitasi dan air bersih dari pemerintah provinsi pada tahun 2011 ini, alokasi dana sebesar Rp3 miliar, namun secara global dana yang dialokasikan termasuk dari kabupaten/kota se-Kalbar nilainya untuk tahun 2011 mencapai angka Rp30 miliar.<br /><br />"Dengan nilai yang sudah ada dan ditambah kebutuhan pada tahun 2012 yang saat ini masih diusulkan, diharapkan adanya peningkatan realisasi dan nilainya melebihi dari target pembangunan sanitasi dan air bersih di Kalbar," kata Christiandy.<br /><br />Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jakius Sinyor, mengatakan program sanitasi merupakan salah satu program RPJM nasional yang beberapa waktu lalu dibahas di Jakarta tentang konsep dan realisasi ke depan, "Dari hasil di pusat akan disinkronisasikan dengan RPJMD di masing-masing kabupaten/kota," kata Jakius.<br /><br />Sedangkan besaran dukungan anggaran di tahun 2012, saat ini masih diusulkan dan belum dilakukan pembahasan mendalam, sehingga belum diketahui berapa nilainya.<br /><br />"Yang pasti programnya di tahun 2012 ada dan juga program dari pusat akan masuk," katanya lagi.<br /><br />Walau anggaran untuk sanitasi dan air bersih di kabupaten/kota sudah masuk dalam RPJMD dimasing-masing kabupaten kota, namun konsepnya akan mengacu ke konsep pusat, sehingga sanitasi dan air bersih akan terukur dan terencana secara nasional.<br /><br />Termasuk di Kota Pontianak yang menjadi salah satu prioritas program sanitasi dan air bersih, diharapkan akan semakin baik dari tahun ke tahun, dan juga secara bertahap kabupaten/kota dibangun program secara bersamaan, sehingga semua kabupaten/kota akan memiliki sistem yang baik untuk sanitasi.<strong> (phs/Ant)</strong></p>