Kalbar Incar 10 Besar Pon 2016

oleh

Provinsi Kalimantan Barat mengincar 10 besar pada PON XIX-2016 di Bandung dari posisi 16 besar di PON XVIII-2012 Riau. <p style="text-align: justify;">"Untuk mencapai target tersebut, mulai sekarang berbagai persiapan sudah dilakukan, terutama persiapan atlet di berbagai cabang olah raga unggulan," kata Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar Syarif Mahmud Alkadrie di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Ia menjelaskan bahwa persiapan juga tidak hanya dilakukan oleh para atlet yang akan berlaga pada PON XIX di Jabar, melainkan juga didukung oleh semua pengurus KONI Kalbar, pelatih, sarana dan prasarana latihan para atlet dan dukungan dana.<br /><br />"Tanpa itu semua, saya rasa sulit bagi kami untuk mencapai target tersebut," ujar Mahmud.<br /><br />Ketua Umum KONI Kalbar menambahkan, pihaknya juga akan menambah besaran bonus bagi atlet yang berhasil menyumbangkan medali, baik medali emas, perak dan perunggu, dari besaran bonus bagi atlet yang berprestasi di PON XVIII Riau.<br /><br />"Besaran bonus tersebut nantinya, juga tergantung dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalbar," ungkapnya.<br /><br />Ada sembilan cabang olah raga andalan Kalbar telah menyumbang emas pada PON XVIII 2012 di Riau. Sembilan cabang olahraga tersebut, yakni aeromodeling, anggar, angkat berat/besi, atletik, balap motor, biliar, tarung derajat, tinju dan wushu.<br /><br />Saat PON XVIII, KONI Kalbar mengirim 181 atlet atau mengalami penambahan sekitar 81 atlet dibanding jumlah atlet yang kirim pada PON XVII tahun 2008 di Kaltim sekitar 100 orang.<br /><br />KONI Kalbar, Jumat malam (30/11) telah memberikan bonus bagi atlet PON XVIII dan Peparnas XIV tahun 2012 di Riau yang berhasil menyumbang medali, baik medali emas, perak dan perunggu.<br /><br />Mahmud menjelaskan, total pemberian bonus bagi atlet PON dan Peparnas Kalbar yakni sekitar Rp6 miliar, yakni untuk peraih medali emas PON sebesar Rp200 juta, Perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta. Untuk atlet Peparnas peraih medali emas diberikan bonus sebesar Rp50 juta, medali perak Rp30 juta, dan medali perunggu diberikan bonus sebesar Rp20 juta.<br /><br />KONI Kalbar juga memberikan bonus bagi pelatih atlet PON dan Peparnas yang anak asuhnya telah menyumbang medali. Pelatih atlet PON yang anak asuhnya meraih medali emas diberikan bonus Rp100 juta, perak Rp50 juta, dan perunggu Rp25 juta, sementara pelatih Peparnas, peraih medali emas Rp20 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu sebesar Rp5 juta.<br /><br />Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kalbar menyatakan, pada PON XVIII Riau, Kalbar berada di peringkat 16 dari 33 provinsi, dengan perolehan enam medali emas, enam perak, dan 13 perunggu atau mengalami peningkatan dibanding PON XVII di Kaltim dengan perolehan lima medali emas sehingga berada di posisi 21 dari 33 provinsi.<br /><br />Medali emas diraih dari cabang olah raga anggar dua medali, tarung derajat satu medali, angkat berat dua medali, yakni kelas 47 kilogram dan 52 kilogram, dan terakhir biliar nomor bola sembilan perorangan.<br /><br />Sementara itu, untuk Peparnas XIV di Riau, Provinsi Kalbar meraih sembilan medali emas, sembilan perak, dan sembilan medali perunggu, katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>