Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Barat mengerahkan sebanyak 16.219 relawan yang tersebar di 14 kabupaten/kota untuk mengawasi pelkasanaan Pemilu 2014. <p style="text-align: justify;">"Kami mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk bersama-sama mengawasi pesta demokrasi lima tahunan ini dengan ikut mengawasi Pemilu 2014 agar berjalan sukses dan lancar," kata anggota Bawaslu Kalbar Chrisantus Heri Susanto saat mengikuti Gebyar Sejuta Relawan di Gedung Pontianak Convention Center Pontianak, Kamis.<br /><br />Gebyar Sejuta Relawan yang digelar di Gedung PCC Pontianak itu dengan tema "Optimalisasi Pengawasan Dalam Rangka Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas".<br /><br />Chrisantus menjelaskan, pembentukan relawan pengawas Pemilu yang direkrut dari para generasi muda itu untuk mengoptimalisasikan pengawasan dan menekan seminimal mungkin terjadinya kecurangan sehingga terwujud Pemilu yang berkualitas.<br /><br />"Kami mengajak seluruh masyarakat terutama generasi muda untuk bersama-sama mengawasi pesta demokrasi lima tahunan," katanya.<br /><br />Salah satunya, menurut Chrisantus Bawaslu telah membentuk gerakan sejuta relawan pengawas Pemilu yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Kalbar.<br /><br />"Relawan pengawas Pemilu yang sudah kami rekrut sebelumnya sudah dilatih tentang tata cara pengawasan di tempat pemungutan suara pada Pemilu Legislatif yang sebentar lagi akan diselenggarakan," ujarnya.<br /><br />Relawan pengawas Pemilu itu nantinya akan melaporkan kalau ditemukan adanya bentuk pelanggaran yang terjadi dalam Pemilu pada Panwascam setempat untuk ditindak lanjuti, katanya.<br /><br />"Peran serta masyarakat dalam mengawasi setiap kecurangan yang mungkin saja terjadi pada Pemilu mendatang sangat dibutuhkan untuk menciptakan pesta demokrasi sesuai yang diinginkan bersama," katanya.<br /><br />Bawaslu Kalbar sendiri berkomitmen untuk mengawal pesta demokrasi di Kalbar, dan akan melaporkan tiap-tiap bentuk pelanggaran baik yang bersifat administratif hingga pidana yang dilakukan para peserta Pemilu 2014, kata Chrisantus. <strong>(das/ant)</strong></p>

















