Kalbar Maksimalkan Ketahanan Pangan Dengan Hazton

oleh

Badan Ketahanan Pangan Daerah Kalimantan Barat akan memaksimalkan penanaman padi dengan metode Hazton untuk meningkatkan ketahanan pangan di provinsi itu. <p style="text-align: justify;"><br />"Dengan metode Hazton ini sudah terbukti dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Buktinya, pemerintah Kabupaten Sanggau baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian, karena bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kalbar, Anggarito di Pontianak, Selasa.<br /><br />Padahal, lanjutnya, beberapa tahun terakhir produktivitas pertanian Kabupaten Sanggau menurun sehingga mendapat peringatan dari Kementerian Pertanian.<br /><br />"Namun, kita sangat bersyukur, karena dengan menggunakan metode tanam Hazton, dalam enam bulan produktivitas pertanian pun meningkat. Makanya, kita akan membantu pengembangan metode ini untuk daerah lainnya, agar produksi padi di Kalbar bisa terus meningkat dan ketahanan pangan kita bisa lebih baik," tuturnya.<br /><br />Dia menjelaskan, saat ini, kondisi ketahanan pangan Kalbar secara makro, ditinjau dari ketersediaan pangan utama pada tahun 2015, menunjukkan hampir semua ketersediaan pangan mencukupi untuk provinsi ini.<br /><br />"Dari beras, ubi, jagung, daging, telur dan ikan semuanya kita surplus, hanya kedelai saja yang defisit. Bahkan, secara makro, untuk beras, Kalbar mengalami surplus," tuturnya.<br /><br />Menurutnya, pembangunan Ketahanan Pangan memiliki arti yang strategis baik di lingkungan Global maupun di dalam Pembangunan Nasional maupun daerah. Hal itu mengingat bahwa pemenuhan pangan sangat terkait dengan kebutuhan manusia yang paling dasar yang harus tetap terjamin.<br /><br />Sebagai hak dasar, lanjutnya, maka pemenuhan pangan dapat dikatakan sebagai prasyarat bagi pemenuhan hak-hak dasar lainnya seperti Pendidikan, Pekerjaan dan sebagainya.<br /><br />"Pemenuhan kebutuhan pangan hingga di tingkat individu merupakan dasar bagi upaya peningkatan sumber daya manusia yang pada akhirnya akan menentukan kemampuan bangsa pada berbagai bidang kehidupan. Terkait hal itu, sudah sepantasnya jika kita terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi kita dalam memenuhi ketahanan pangan tersebut," katanya. (das/ant)</p>