Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan memprioritaskan pembangunan poros tengah Jalan Trans Kalimantan mulai dari Sanggau hingga Kapuas Hulu. <p style="text-align: justify;">"Poros selatan selesai. Pada poros utara termasuk jalan paralel perbatasan tetap dilanjutkan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat Jakius Sinyor di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia melanjutkan, secara umum, target kemantapan jalan nasional mencapai 94 persen pada 2014 di wilayah Kalbar.<br /><br />Sementara saat ini, kata dia, kondisi mantap jalan nasional di Kalbar mencapai 91 persen.<br /><br />Ia menambahkan, optimisme itu muncul karena anggaran yang diperoleh untuk infrastruktur jalan tersebut cukup besar, yakni lebih dari Rp1 triliun.<br /><br />Ia menjelaskan, pada tahun 2012, kondisi mantap jalan nasional di Kalbar ditargetkan 80 persen. Namun Kalbar mencapai lebih dari yang ditargetkan.<br /><br />Sedangkan untuk kemantapan jalan provinsi di Kalbar, ditargetkan 78 persen. "Kita sekitar 75 persen. Artinya sudah di atas rata-rata nasional. Tahun 2014, target kemantapan jalan provinsi mencapai 80 persen. Kita sudah 75,8 persen," kata dia.<br /><br />Salah satu yang diukur dalam pencapaian kinerja jalan adalah tingkat kemantapan jalan serta peningkatan struktur dan kapasitas jalan.<br /><br />Tingkat kemantapan jalan nasional mencapai 90 persen dan jalan daerah mencapai 60 persen.<br /><br />Data dari Kementrian PU, selama periode Kabinet Indonesia Bersatu I dan II, kemantapan jalan telah ditingkatkan dari 80,6 persen pada 2004 menjadi 92,5 persen pada tahun ini.<br /><br />Panjang jalan nasional juga ditingkatkan dari 34.628 kilometer pada 2004 menjadi 38.569 kilometer pada 2013. <strong>(das/ant)</strong></p>

















