Kalbar Siapkan Kajian Komprehensif Pemanfaatan Uranium Melawi

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tetap akan menindaklanjuti rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, dengan memanfaatkan potensi uranium yang ada di Kabupaten Melawi. <p style="text-align: justify;">"PLTN akan tetap ‘follow up’, dan kita akan siapkan rencana kerja di tahun 2012," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalbar, Agus Aman Sudibyo saat dihubungi di Pontianak, Jumat (25/03/2011).<br /><br />Menurut dia, di tahun 2012, pihaknya akan mengajukan studi kelayakan yang lebih komprehensif untuk rencana PLTN tersebut.<br /><br />Ia menambahkan, kajian yang sudah dilakukan sebelumnya adalah untuk potensi dari uranium tersebut.<br /><br />Berdasarkan kajian tersebut, Kalbar memiliki sekitar 24.112 ton uranium yang tersebar di Kabupaten Melawi. Sekitar 910 ton di antaranya yang sudah terukur.<br /><br />Lokasi utama berada di Desa Kalan, Kecamatan Ella Hilir. Potensi uranium lainnya juga diperkirakan berada di Kabupaten Sanggau dan Landak dengan jumlah yang lebih sedikit.<br /><br />Jumlah uranium sebanyak itu diperkirakan mampu untuk PLTN selama 150 tahun dengan kapasitas 1.000 Mega Watt.<br /><br />Agus Aman Sudibyo menambahkan, meski sudah dikenal luas, tetapi belum ada pihak yang benar-benar tertarik dengan uranium di Melawi.<br /><br />"Dan prosesnya juga tidak mudah karena ini bahan yang sangat strategis dan penanganannya dilakukan secara khusus," ucapnya.<br /><br />Ia mengakui, Kalbar berpotensi menjadi lokasi PLTN. Pertimbangan utama, nisbi aman dari bencana alam seperti gempa, potensi berlimpah, lahan yang masih luas.<br /><br />Selain itu, lokasi uranium tersebut juga berada jauh dari permukiman penduduk. <strong>(phs/Ant)</strong></p>