Home / Tak Berkategori

Kalbar Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Krisis Pangan

- Jurnalis

Senin, 13 Februari 2012 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pertanian setempat sedang mempersiapkan langkah strategis dalam mengantisipasi krisis pangan dunia yang diprediksi akan melanda wilayah Asia Tenggara pada 2025. <p style="text-align: justify;">"Kami saat ini sudah mempersiapkan langkah strategis, yakni dengan mengarahkan investasi ke industri hilir untuk produk-produk pertanian dan kebutuhan pangan," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar Hazairin di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Kalbar umumnya hanya mengenal tanaman pangan, seperti padi dan beras, padahal masih banyak tanaman pangan lainnya yang setara dengan beras.<br /><br />"Seperti ubi, jagung, kedelai dan sejenisnya dapat diolah dan dikonsumsi sebagai panganan yang dapat menjadi pengganti beras," ujarnya.<br /><br />Dengan pengolahan pangan selain beras, lanjutnya, diharapkan masyarakat akan terbiasa mengkonsumsi panganan yang berasal dari produk-produk pertanian bukan beras, sehingga hasil pertanian lokal dapat memiliki daya guna yang lebih tinggi dan secara tidak langsung akan mendorong semangat para petani untuk semakin bersemangat memproduksi tanaman pangan bukan padi.<br /><br />"Tidak berarti padi kita tinggalkan, namun padi terus kita kembangkan sejalan dengan tanaman-tanaman lain," ujar Hazairin.<br /><br />Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar menambahkan, saat ini sudah ada beberapa investor yang melirik potensi industri hilir tanaman pangan di Kalbar, terutama jagung karena kalbar cukup prospek untuk komoditas tersebut.<br /><br />Selain itu menurut Hazairin, Badan Ketahanan Pangan juga akan turut bekerja sama dalam percepatan program tersebut, dan diharapkan kepada masyarakat untuk terus memaksimalkan sumber daya alam yang ada, dengan terus menanam.<br /><br />"Tanaman yang bisa ditanam, seperti yang telah beberapa kali disampaikan oleh gubernur Kalbar, bahwa Kalbar harus bisa menjadi provinsi yang mandiri pangan," ungkapnya.<br /><br />Sebelumnya, Gubernur Kalbar Cornelis mengatakan, Prmprov Kalbar sangat mendukung pengembangan pertanian dengan memperluas dan mendorong areal tanam, sehingga ke depan Kalbar mampu mandiri dan menjadi lumbung pangan pulau Kalimantan.<br /><br />"Saya sebagai Gubernur Kalbar sangat mendukung pengembangan pertanian agar ke depan provinsi ini menjadi lumbung pangan Pulau Kalimantan dan nasional," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru