Kalbar Terpengaruh Sikap Jerman Untuk Global Fund

oleh
oleh

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Andy Jap mengatakan sikap Jerman menunda pembayaran ke lembaga Global Fund untuk penanggulangan AIDS, TB dan malaria akan mempengaruhi kinerja daerah dalam menangani ketiga penyakit tersebut. <p style="text-align: justify;">"Jelas ada pengaruh, karena anggaran daerah yang terbatas sehingga butuh dukungan pihak lain seperti Global Fund," kata Andy Jap di Pontianak, Sabtu (29/01/2011). <br /><br />Dukungan Global Fund di Kalbar misalnya dalam pemberian bantuan untuk program kelambunisasi daerah rawan penyakit malaria. <br /><br />Program lain yang mendapat dukungan Global Fund seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menangggulangi tiga penyakit itu. <br /><br />"Tetapi tetap saja ada bagian pendanaan yang berasal dari APBD," kata Andy Jap. <br /><br />Global Fund, lanjut dia, menutupi kekurangan dana yang dibutuhkan Dinas Kesehatan Kalbar dalam penanggulangan penyakit AIDS, TB dan malaria. <br /><br />Namun program tersebut tidak akan menimbulkan tumpang tindih dalam pembiayaannya. <br /><br />Alokasi dana Dinas Kesehatan Kalbar di APBD Tahun 2011 sebesar Rp32 miliar dan dari APBN melalui dana dekonsentrasi senilai Rp37 miliar. <br /><br />Sikap Pemerintah Jerman menunda pembayaran ke Global Fund senilai lebih dari 200 juta euro karena menduga ada tindakan korupsi dalam penggunaan dana bantuan tersebut. <br /><br />Selama ini Global Fund adalah sumber dana terbesar utama yang digunakan untuk mengatasi tiga penyakit mematikan tersebut. <br /><br />Jerman adalah negara donor terbesar ketiga yang mendukung lembaga dana PBB tersebut yang mencurigai kontrol penggunaan dana di sejumlah negara sangat buruk dan miliaran dolar diselewengkan. <br /><br />Seorang juru bicara kementerian di Jerman mengatakan penyelidikan harus dilakukan terhadap dugaan penyelewengan dana sebesar 34 juta dolar AS yang hilang akibat pemalsuan dokumen, sistem anggaran yang tidak jelas dan penipuan. <br /><br />Global Fund sendiri mengakui memang ada kasus korupsi namun dalam skala yang kecil, dan temuan penyelewengan ini segera ditangani dengan tegas serta diselidiki oleh tim investigasi. <br /><br />Andy Jap sendiri berharap jangan sampai di Kalbar ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran yang berasal dari Global Fund untuk Penanggulangan AIDS, TB dan malaria. <strong>(phs/Ant)</strong></p>