Home / Tak Berkategori

Kalbar Usulkan Rehab 1.720 Ruang Kelas

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2012 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengusulkan perbaikan dan penambahan ruang kelas baru sebanyak 1.720 unit untuk mendukung target pemerintah pusat di bidang pendidikan dalam kurun waktu 2013-2014. <p style="text-align: justify;">Usulan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya menggunakan layanan "telepresence" bersama Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri mengenai penyaluran bantuan operasional sekolah (BOS) dari Pontianak, Rabu.<br /><br />"Dari seluruh sekolah yang ada, ada ruang kelas yang perlu diperbaiki karena kerusakannya di atas 60 persen. Tetapi kita juga butuh ruang kelas baru untuk menampung penambahan siswa," ujar dia.<br /><br />Sementara untuk penyaluran BOS triwulan I tahun 2012 sudah hampir 100 persen. Menurut dia, secara keseluruhan Kalbar mendapat alokasi sebesar Rp510 miliar sepanjang tahun 2012 untuk program BOS tersebut.<br /><br />Sedangkan untuk triwulan I tahun 2012 sebesar Rp127 miliar. Dana tersebut sudah ditransfer dari pusat ke rekening daerah pada tanggal 3 Januari dan mulai disalurkan secara bertahap sejak tanggal 13 januari.<br /><br />Namun, ungkap dia, ada dana sekitar Rp20 miliar lebih yang belum dapat disalurkan karena rekening sekolah yang dituju sudah tidak aktif. Selain itu, ada dua sekolah yang sudah tutup yakni masing-masing satu di Kabupaten Melawi dan Ketapang. Nilai BOS yang seharusnya disalurkan untuk dua sekolah itu secara keseluruhan sekitar Rp13 jutaan.<br /><br />"Setelah dilakukan perbaikan administratif, tanggal 17 Januari semua dana untuk BOS sudah disalurkan selain sekolah yang tutup tadi," kata Christiandy Sanjaya.<br /><br />Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, Alexius Akim menambahkan, ruang kelas yang perlu diperbaiki itu menyebar di berbagai kabupaten dan kota.<br /><br />"Perbandingan antara ruang kelas yang rusak dan perlu dibangun, satu banding empat," ujar dia.<br /><br />Wakil Presiden Boediono usai menerima laporan tersebut berjanji akan segera menindaklanjuti bersama kementerian terkait.<br /><br />Rapat jarak jauh itu dilakukan bersama dengan enam daerah lainnya yakni Aceh, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Papua dan Sulawesi Tengah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru