Kalimantan Selatan Bangun Kanal Padamkan Kebakaran Lahan

oleh

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Tarmizi A Karim meninjau pembangunan kanal sepanjang sembilan kilometer di dua titik yaitu di Desa Gunung Damar dan di sekitar Rumah Sakit Sambang Lihum. <p style="text-align: justify;">Menurut Tarmizi di Banjarmasin Selasa, pembangunan kanal di lahan gambut tersebut menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo untuk mengatasi kebakaran lahan yang terjadi di sekitar daerah tersebut.<br /><br />"Kanal yang kini sedang dibangun bersama anggota Korem 101 Antasari Banjaramsin untuk mengatasi kebakaran lahan di dua titik tersebut," katanya.<br /><br />Selain pembangunan kanal, kata dia, kini juga sedang dilaksanakan normalisasi sungai, dan pembangunan embung untuk pengairan yang juga bakal berfungsi untuk penanggulangan kebakaran lahan.<br /><br />"Berdasarkan desain yang telah ditetapkan, bakal dibangun kanal sepanjang sembilan kilometer lebih dan kini sekitar 3 kilometer sudah dilaksanakan," katanya.<br /><br />Diharapkan, kanal dan embung tersebut mampu menampung air, untuk memudahkan pemadaman titik api yang kini sering terjadi di sekitar wilayah bandara Syamsudin Noor.<br /><br />Saat ini, tambah dia, terdapat sekitar 60 titik api di Kalsel, dimana yang terbanyak ada di Kabupaten Kotabaru.<br /><br />"Saya harap Bupati/Walikota terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menghentikan pembakaran lahan," katanya.<br /><br />Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel Sugiono Yazie mengatakan, normalisasi kanal dan pembangunan embung dilaksanakan bersama Korem 101 Antasari dan BPBD Kota Banjarbaru.<br /><br />Kanal sepanjang sembilan kilometer dan lebar 6 meter dengan kedalaman 4 meter, kini sedang dalam proses pengerjaan, sedangkan untuk embung dibangun sebanyak 61 buah dengan ukuran 6×6 meter dan kedalaman 4 meter.<br /><br />"Kanal dan embung tersebut, berfungsi menampung dan mengaliri lahan sehingga jika terjadi kebakaran lahan tidak sulit untuk memadamkannya," katanya.<br /><br />Sebelumnya, Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Benny Indra Pujihastono melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.<br /><br />Menurut Benny, pemerintah terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah kalimantan selatan, yang mengakibatkan terjadinya kabut asap yang semakin pekat.<br /><br />Upaya yang dilakukan, selain melaksanakan pengeboman lahan yang terbakar juga membendung sungai yang ada di sekitar lahan terbakar.<br /><br />Upaya tersebut dilakukan karena kini petugas pemadam kebakaran kesulitan mendapatkan air, terutama untuk memadamkan api di wilayah Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru.<br /><br />"Kita fokus ke daerah dekat bandara, karena termasuk daerah vital untuk jalur transportasi udara, selanjutnya kita juga akan melakukan di daerah lain," katanya.<br /><br />Menurut dia, selain di Kalsel, pihaknya juga telah mengunjungi Kalimantan Tengah, yang juga telah melakukan kegiatan yang sama. (das/ant)</p>