Kalsel Banyak Miliki Atlet Potensial

oleh

Kalimantan Selatan banyak memiliki atlet potensial cabang olah raga bridge, namun pembinaan dan pengembangan ke arah prestasi dinilai sangat lemah. <p style="text-align: justify;">Penilaian lemahnya pembinaan dan pengembangan prestasi cabang olah raga bridge disampaikan, pengamat bridge Kalteng H Fahrin Ilham dalam perbincangan dengan ANTARA di Banjarmasin, Sabtu (12/03/2011).<br /><br />Mantan Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GBSI) Kalsel itu menyebutkan daerahnya juga memiliki potensi atlit bridge yang potensial, tinggal pembinaan dan pengembangan.<br /><br />"Dulu ketika pra Pekan Olahraga Nasional (PON) di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2002, Kalsel bisa masuk delapan besar. Tapi oleh karena cuma masuk delapan besar, kita tak bisa ikut PON 2004 yang juga digelar di "Bumi Sriwijaya" Sumsel itu," ungkapnya.<br /><br />Mantan anggota DPR-RI dari Golkar asal daerah pemilihan Kalsel itu berharap, ke depan atlit-atlit bridge dari provinsinya bisa lebih meningkatkan prestasi dalam bermain olahraga otak, yang sarat dengan taktik dan strategi tersebut.<br /><br />"Karena kalau kita melihat hasil Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel belakangan ini, terutama untuk cabang bridge, pebridge yang meraih juara bisa diandalkan dalam ajang kejuaraan nasional," tuturnya.<br /><br />Ia mengaku, dalam bermain bridge selain memerlukan pemikiran yang jernih, tanpa pengaruh persoalan lain, juga perlu kesabaran. Sebab tanpa kesabaran dan pemikiran yang jernih, permainan bridge jadi kacau.<br /><br />Oleh karenanya, permainan bridge juga sebagai salah satu upaya pengendalian diri, tak bersikap gegabah dan emosional, demikian Fahrin Ilham.<br /><br />Pada kesempatan terpisah, Yana, seorang pebridge wanita, mengatakan, untuk bermain bridge harus betul-betul punya waktu banyak atau melowongkan waktu secara khusus.<br /><br />"Sebab dengan waktu yang tergesak-gesak, hasil permainan bridge tersebut kurang memuaskan," lanjut salah seorang pengurus Gabsi Kalsel itu.<br /><br />Selain itu, untuk bisa menghasilkan permainan yang baik, tak bisa bermain bridge tersebut hanya sekedar main-main, tapi harus betul-betul serius," demikian Yana.<strong> (phs/Ant)</strong></p>