Kalsel Fokus Kembangkan Teknologi Batu Bara

oleh

Kalimantan Selatan akan fokus mengembangkan teknologi batu bara untuk mendukung program pengembangan koridor ekonomi pada kerangka pembuatan master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI). <p style="text-align: justify;">Staf Ahli Menristek dan Deputi Jaringan Iptek Kementerian Ristek Prof Amin Soebandrio usai diskusi publik dengan Gubernur, dan para peneliti, Jumat mengatakan pengembangan teknologi batu bara di Kalsel sebagai upaya menyelamatkan daerah ini dari kerusakan lingkungan.<br /><br />"Dari hasil rakor MP3EI regional Kalimantan mulai Kamis pagi hingga pukul 24:30 Wita, diputuskan Kalsel menjadi pusat pengembangan teknologi batu bara," katanya.<br /><br />Sedangkan Kalimantan Tengah difokuskan sebagai pusat pengembangan lahan gambut karena di daerah tersebut potensi gambutnya lebih besar dibandingkan dengan wilayah Kalimantan lainnya.<br /><br />Khusus Kalimantan Timur dijadikan sebagai pusat pengembangan bioteknologi sektor kehutanan dan pengembangan pembibitan berbagai macam kayu.<br /><br />Kenapa Kalsel difokuskan pengembangan teknologi batu bara, karena di daerah ini telah memiliki industri hilir pembutan kukas sehingga tinggal pengembangkan sesuai dengan yang diharapkan.<br /><br />Rakor MP3EI wilayah Kalimantan ini merupakan pertama kali di Indoensia dalam upaya penyuksesan pelaksanaan program pembangunan berdasarkan koridor ekonomi sebagaimana dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011.<br /><br />Selain dihadiri Menristek Gusti Muhammad Hatta dialog interaktif yang dilaksanakan Kamis mulai pukul 20.00 Wita hingga 24.30 Wita tersebut juga dihadiri oleh tujuh pimpinan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK).<br /><br />Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengatakan, dengan pengembangan teknologi batu bara di Kalsel diharapkan ekspor batu bara ke berbagai negara tidak lagi berupa raw material tetapi sudah berupa bahan mentah dan bahan jadi.<br /><br />Kebijakan tersebut, kata Rudy, sebagai salah satu upaya untuk menahan laju kerusakan lingkungan di Kalsel dan upaya untuk meningkatkan nilai tambah warga Kalsel sebagaimana yang diharapkan.<br /><br />"Dengan teknologi yang memadai, kita berharap ke depan akan mampu mengekspor batu bara cair, kukas bahkan energi listrik ke berbagai daerah maupun luar negeri melalui konektisitas yang telah terbangun," katanya.<br /><br />Pada dialog yang juga diikuti sebagian bupati dan wali kota se-Kalsel tersebut Gubernur Kalsel Rudy Ariffin juga berharap penyelesaian pembangunan Trans Kalimantan yang hingga kini belum juga rampung.<br /><br />Menurut dia, belum selesainya pembangunan Trans Kalimantan tersebut, menjadi salah satu kendala terhambatnya kerja sama pembangunan di wilayah Kalimantan.<br /><br />Sayangnya dalam rakor yang berlangsung hingga larut malam itu, peserta belum bisa menetapkan potensi yang bakal dikembangkan di Kalimantan Barat, karena utusan daerah tersebut terlambat datang, akibat kendala di perjalanan.<br /><br />"Saat berangkat dari Pontianak ke Jakarta pesawat kita terlambat, dari Jakarta ke Banjarmasin, pesawatnya juga mengalami penundaan penerbangan sehingga baru pukul 21:00 Wita kita sampai di acara," kata salah seorang utusan dari Kalbar.<strong> (phs/Ant)</strong></p>