Kalsel Luncurkan Ambulan Gawat Darurat

oleh

Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan program ambulan gawat darurat (AGD) untuk membantu korban kecelakaan darat, laut dan udara dalam waktu cepat. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Rosihan Adhani di Banjarmasin, Selasa (15/02/2011), mengatakan, AGD yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu merupakan sebagai upaya menangani korban kecelakaan secara cepat. <br /><br />Pelayanan gratis tersebut, kata dia, sebagai upaya pemerintah untuk meminimalisasi akibat korban kecelakaan menjadi lebih parah. <br /><br />"Intinya dengan adanya AGD kita ingin memperlakukan manusia seperti layaknya manusia," katanya. <br /><br />Artinya, kata dia, dengan adanya AGD maka korban kecelakaan bisa segera mendapatkan pertolongan minimal 15 menit setelah kejadian asalkan ada masyarakat yang melaporkan terjadinya kecelakaan tersebut. <br /><br />AGD yang dilengkapi dengan sopir, tenaga dan perlengkapan medis tersebut, kata dia, siap melayani selama 1X24 jam sesuai dengan daerah atau lokasi kejadian. <br /><br />Menurut Rosihan, telah dibentuk 12 pos AGD yang sewaktu-waktu bisa dipanggil untuk memberikan pertolongan dengan cepat terjadinya korban kecelakaan, kebakaran dan lainnya. <br /><br />Pos-pos tersebut antara lain AGD Banua Dinkes Provinsi terdapat tiga pos yaitu Belitung, Belitung Darat, Kuin Utara, Kuin Selatan dan Pasar Lama. <br /><br />Selanjutnya, AGD Banua Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, ada sekitar 16 pos yang tersebar pada empat kecamatan yaitu Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selatan, Timur dan Barat. <br /><br />Kemudian AGD RS Anshari Saleh terdapat lima pos, Dinkes Kota Banjarmasin lima pos yang tersebar pada lima puskesmas, RS Sambang Lihum tiga pos. <br /><br />Sedangkan di luar kota Banjarmasin yaitu AGD Kota Banjarbaru terdiri dari semua kelurahan atau desa daerah tersebut. Selanjutnya, AGD RS Ratu Zaleha, AGD Dinkes Banjarbaru, Dinkes Kabupaten Banjar dan AGD RS Bhayangkara, Balakar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>