Kalsel Siapkan Diversifikasi Pangan Berbasis Lokal

oleh

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan Siti Rahmi mengatakan pihaknya menyiapkan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal di setiap kabupaten dan kota. <p style="text-align: justify;">"Kami berupaya mewujudkan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal di setiap daerah," ujarnya usai upacara peringatan Hari Pangan sedunia di Kota Banjarbaru, Senin.<br /><br />Ia mengatakan, diversifikasi pangan diperlukan agar masyarakat tidak lagi hanya tergantung pada beras sebagai sumber makanan pokok tetapi bisa mengonsumsi bahan pangan lain.<br /><br />Disebutkan, banyak sumber bahan pangan non beras lainnya yang bisa dimanfaatkan masyarakat seperti ubi, jagung maupun hasil perkebunan lain yang kaya gizi dan karbohidrat.<br /><br />"Sumber pangan lain seperti segala jenis ubi, jagung dan buah-buahan lain yang bisa diolah menjadi makanan bisa menjadi pengganti nasi sebagai makanan pokok," ungkapnya.<br /><br />Menurut dia, banyak produk olahan yang bisa dikonsumsi dari bahan pangan non beras seperti jagung yang bisa diolah menjadi nasi jagung, dan ubi yang dibikin menjadi penganan.<br /><br />Dia menjelaskan, bahan pangan non beras itu banyak tumbuh di seluruh wilayah Kalsel sehingga bisa diolah menjadi makanan pengganti nasi yang mengandung banyak karbohidrat.<br /><br />"Potensi bahan pangan non beras yang tumbuh subur di berbagai daerah itu bisa dimanfaatkan sehingga saat kesulitan beras bisa menjadi makanan pengganti nasi," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, peringatan Hari Pangan sedunia di halaman kantor Setdaprov Kalsel dimeriahkan stand-stand dari 13 kabupaten dan kota se Kalsel menghadirkan olahan pangan.<br /><br />Bahan pangan yang diolah bukan berasal dari nasi tetapi jagung, ubi, labu dan tanaman air sejenis teratai yang akrab disebut masyarakat Kalsel dengan sebutan "Talipuk".<br /><br />"Kami sengaja menampilkan produk olahan bahan pangan non beras untuk memperkenalkan produk setiap daerah sehingga semakin banyak bahan pangan pengganti nasi," ujarnya.<br /><br />Penjabat Gubernur Kalsel Tarmizi Abdul Karim mengapresiasi langkah Badan Ketahanan Pangan Kalsel yang melakukan diversifikasi bahan pangan berbasis sumberdaya lokal.<br /><br />"Kami mengapresiasi karena sudah saatnya diversifikasi bahan pangan untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras dan nasi," katanya usai kegiatan tersebut. (das/ant)</p>