Kalsel Siapkan Rp 4 Miliar Dukung Pabrik Baja

oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan Rp4 miliar dana APBD untuk pembangunan jalan dari Pelabuhan Batulicin menuju pabrik baja di Kabupaten Tanah Bumbu. <p style="text-align: justify;">Staf ahli Gubernur Kalimantan Selatan Hadi Susilo di Banjarmasin, Selasa mengatakan, dana pembangunan jalan tersebut disiapkan sebagai upaya Pemprov Kalsel mendukung realisasi pembangunan industri baja di Kalsel.<br /><br />"Sampai saat ini masalah jalan dari lokasi pabrik baja menuju pelabuhan menjadi salah satu kendala bagia terealisasinya produksi industri baja di Tanah Bumbu tersebut," katanya.<br /><br />Terhadap hal itu, kata Hadi, Pemprov membantu sebagian pembangunan jalan tersebut melalui anggaran dana APBD sebesar Rp4 miliar.<br /><br />Selain itu, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Selatan kini sedang mencarikan jalan alternatif, bila jalan dari pabrik baja ke pelabuhan tidak bisa direalisasikan.<br /><br />Terkait masalah banyaknya bangunan liar yang ada di sekitar pabrik baja di Kapet Batulicin, Asisten III Setda Prov Kalsel, Ruslie saat ini sedang melakukan pendataan.<br /><br />"Pak Ruslie sedang menghitung jumlah bangunan dan rumah masyarakat yang telah didirikan di lahan kapet," katanya.<br /><br />Selain itu dilokasi tersebut juga telah didirikan papan pengumuman yang bertuliskan dilarang mendirikan bangunan dilahan kapet.<br /><br />Menurut Hadi, semua perrsoalan yang kini dihadapi perusahaan dalam pembangunan pabrik baja, menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk segera diselesaikan.<br /><br />"Makanya kunjungan kita kali ini untuk memperjelas dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi," katanya.<br /><br />Selain itu, Pemprov juga akan bertemu dengan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming untuk mencari solusi terbaik, terutama terkait persoalan suplei air.<br /><br />Langkah-langkah tersebut kata Hadi merupakan wujud dari perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap masuknya investasi baru di bidang industri pengolahan bijih besi.<br /><br />Diyakini industri baja tersebut akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan negara.<br /><br />Selain memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat Kalsel dan sekitarnya, keberadaan pabrik juga akan memacu pembangunan dan perbaikan insfrastruktur.<br /><br />"Baja yang diproduksi nanti juga akan memenuhi kebutuhan baja di Indonesia atau dijual keluar negeri dengan logo baja Kalimantan, sehingga bisa mengangkat citra Kalimantan Selatan," katanya.<br /><br />Mendukung pronduksi baja, PT Meratus Jaya Iron Steel (MJIS) sebagai perusahaan BUMN juga telah merekrut 100 orang lebih tenaga kerja dan 50 persen diantaranya merupakan tenaga lokal seperti dari tanah bumbu, Banjarbaru.<br /><br />Saat ini perusahaan cabang dari pabrik baja Cilegon tersebut sedang memproses penerimaan 50 tenaga operator. Total tenaga kerja yang akan bekerja sekitar 200 lebih.<br /><br />Hal tersebut terungkap dari pertemuan tim monitoring Pemerintah Provinsi dengan manajemen Pabrik Baja Meratus Jaya Iron Steel (MJIS) di Batu Licin Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa.<br /><br />Tim monitoring yang dipimpin staf ahli Gubernur Kalsel, Hadi Susilo melakukan kunjungan ke ke lokasi pabrik untuk memastikan perkembangan pembangunan pabrik yang bakal menjadi kebanggaan warga Kalsel tersebut.<br /><br />Menurut Hadi, dari pertemuan tersebut terungkap penyelesaian pembangunan pabrik baja tersebut molor dari target karena terkendala teknis.<strong> (phs/Ant)</strong></p>