Kaltim Akan Kembangkan Pasar Tradisional Berbasis Lingkungan

oleh
oleh

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi akan mengembangkan pasar tradisional berbasis lingkungan di kawasan perbatasan. <p style="text-align: justify;">"Konsep pasar hijau di wilayah perbatasan Kaltim-Malaysia ini sudah pernah disampaikan kepada pemerintah saat mengunjungi daerah perbatasan di Kabupaten Kutai Barat dan Nunukan beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kaltim M Djailani di Samarinda, Kamis.<br /><br />Kunjungan ke Kutai Barat sudah dilakukan bertepatan dengan peringatan hari koperasi ke-64 di kabupaten itu pada 25 Juli lalu yang juga dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan.<br /><br />"Sedangkan pada peringatan hari koperasi 2012 direncanakan digelar di Kabupaten Nunukan. Peringatan hari koperasi diarahkan ke perbatasan agar kawasan itu semakin tumbuh dan berkembang baik," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, saat ini pasar tradisional yang ramah lingkungan di Kaltim sudah ada contohnya, yakni di Kabupaten Berau. Pasar ini bahkan merupakan perpaduan antara pasar tradisional dan modern.<br /><br />Menurut dia, untuk pengembangan pasar tradisional di perbatasan yang ramah lingkungan, pihaknya akan melibatkan para pelaku UMKM dan koperasi. Hal ini dilakukan agar koperasi di perbatasan terus mampu mengermbangkan diri.<br /><br />Untuk memajukan koperasi di perbatasan, pihaknya terus mendorong berbagai sektor usaha yang potensial di masing-masing kawasan, seperti usaha pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan dan sektor lain yang terkait.<br /><br />"Tahun ini kami akan mengoptimalkan sosialisasi gerakan koperasi ke wilayah perbatasan. Usaha ekonomi masyarakat akan lebih solid bila mereka kompak dan lebih profesional mengelola lembaga koperasi," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan, setelah melakukan sosialisasi pentingnya keberadaan koperasi untuk memperkuat unit usaha masyarakat di perbatasan, pada 2012 akan dilakukan gebrakan lanjutan, yakni mewujudkan pembentukan koperasi pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan.<br /><br />"Tujuannya untuk membina masyarakat agar lebih terampil dan profesional menjalankan usaha, sehingga diharapkan menjadi lebih kuat menghadapi persaingan pasar," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>