Kaltim Lelang 417 Paket Lewat Internet

oleh

Sejak Januari hingga Maret 2012 Pemprov Kaltim telah melaksanakan lelang sebanyak 417 paket proyek melalui internet, atau yang dikenal dengan nama lelang dengan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). <p style="text-align: justify;">M Yadi Robyan Noor, Karo Humas dan Protokol Setprov Kaltim, di Samarinda, Kamis, mengatakan sebanyak 417 paket pekerjaan yang dilelang dengan LPSE itu total senilai Rp2,2 triliun.<br /><br />Rinciannya adalah proyek untuk di lingkungan Pemprov Kaltim sebanyak 350 paket dengan nilai Rp2,1 triliun.<br /><br />Kemudian proyek di lingkungan Pemkot Samarinda terdapat 50 paket dengan nilai Rp44,69 miliar, dan proyek di lingkungan Pemkab Kutai Barat terdapat 5 paket dengan nilai Rp10 miliar.<br /><br />Dari total jumlah yang ada, paket pengadaan yang selesai dilelang sejumlah 209 paket dengan pagu pengadaan senilai Rp763,4 miliar atau sekitar 36 persen.<br /><br />Rinciannya adalah, paket di lingkungan Pemprov Kaltim ada 189 paket dengan nilai Rp710.45 miliar atau baru sekitar 34 persen dari pagu anggaran.<br /><br />Kemudian di lingkungan Pemkot Samarinda terdapat 10 paket dengan nilai Rp6,83 miliar atau baru 15,29 persen dari pagu anggaran, sedangkan di lingkungan Pemkab Kutai Barat terdapat dua paket dengan nilai Rp3 miliar atau sekitar 29,94 persen.<br /><br />Dari hasil lelang yang 209 paket yang senilai Rp763,4 tersebut, ternyata hasil lelang yang sudah berjalan sebesar Rp665 miliar, sehingga terdapat penghematan atau Silpa Hasil Lelang senilai Rp98,4 miliar.<br /><br />Menurutnya, lelang proyek melalui elektronik memiliki berbagai tujuan, di antaranya adalah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, dan memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan.<br /><br />Tujuan lainnya adalah mendukung proses monitoring dan audit, termasuk dalam upaya memenuhi kebutuhan akses informasi yang dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja (real time).<br /><br />"Bukti dari efisiensi dari pelaksanaan lelang ini telah ada, yakni dari pagu anggaran yang sebesar Rp763,4 miliar, namun dari hasil penawaran oleh semua peserta lelang, akhirnya mendapat pemenang yang terendah sehingga total hanya dibutuhkan anggaran Rp665 miliar," kata Robyan lagi.<strong> (das/ant)</strong></p>