Kaltim Optimis Pembangunan Jalan Tol Sesuai Target

oleh

Pemprov Kalimantan Timur optimis mampu menyelesaikan pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan paket 1 dan 5 sesuai target yang diinginkan, seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2013 – 2018. <p style="text-align: justify;">"Pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan sepanjang 99,02 kilometer akan berjalan sesuai target, karena selain mendapat dana APBN juga dukungan dana dari investor setelah dicanangkan kembali oleh Menteri Koordinator Perekonomian beberapa bulan lalu," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim M Taufik Fauzi di Balikpapan, Selasa.<br /><br />Rincian dari paket yang akan tuntas itu adalah untuk paket 1 sepanjang 22,05 kilometer yang didanai oleh APBD Kaltim dan 11,05 kilometer yang didanai dari APBN bersama dukungan investor.<br /><br />Menurut dia hingga kini pelaksanaan kegiatan yang didanai dari APBD Kaltim sebesar Rp1,5 triliun, berjalan dengan baik sesuai dengan target yang ditetapkan.<br /><br />Proses lelang proyek tersebut, kata dia, telah dilakukan pada September, sehingga saat ini memasuki tahap pengerjaan.<br /><br />Sejauh ini, katanya, sudah digunakan untuk pembukaan badan jalan di luar yang terkena masalah regulasi pinjam pakai lahan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bukit Soeharto, di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Hutan Lindung Sungai Wain, Manggar, Balikpapan.<br /><br />Melalui dana tersebut, katanya, telah dilakukan pembukaan badan jalan sepanjang 60 kilometer dengan lebar 50 meter, yakni jalur yang di luar masalah hutan lindung.<br /><br />Sedangkan pekerjaan yang didanai APBN, katanya, pembangunanannya mendapat respon dari Kementerian PU, seperti yang sudah diinformasikan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).<br /><br />Bahkan pekerjaan fisik tol di Kaltim ini telah masuk dalam jaringan jalan tol nasional yang memungkinkan pelaksanaannya mendapat kucuran dana sacara berkesinambungan, yakni melalui pola kontrak tahun jamak.<br /><br />"Proyek 5 yang sepanjang 11,05 kilometer, sudah mendapat dukungan dana sebesar Rp1,5 triliun dari dana pinjaman lunak atau loan dari Tiongkok dan 10 persen dari dana APBN," katanya.<br /><br />Terkait besarnya kucuran dana APBD Kaltim yang digelontorkan untuk melaksanakan beberapa paket kegiatan jalan tol, kata Taufik lagi, hal tersebut dilakukan sebagai pendahuluan untuk menarik minat investor agar mengambil bagian pada paket kegiatan lainnya. (das/ant)</p>