Kaltim Revitalisasi KUMKM 2013

oleh

Pemprov Kaltim melalui dinas terkait pada 2013 akan fokus terhadap revitalisasi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM), yakni dengan cara memberdayakan 5.855 unit koperasi yang ada. <p style="text-align: justify;">"Saat ini di Kaltim terdapat 5.855 unit koperasi dengan anggota sebanyak 426.325 orang dan jumlah karyawan sebanyak 7.253 orang," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim HM Djaelani di Samarinda, Senin.<br /><br />Ia mengatakan, dari jumlah koperasi dan anggota yang ada tersebut, pihaknya akan memperkuat strategi pemberdayaan masing-masing unit usaha, sehingga program untuk 2013 itu benar-benar dapat terarah sesuai hasil kesepakatan rapat koordinasi (rakor) yang telah dilakukan.<br /><br />Djaelani didampingi Kepala Bidang Koperasi H Erwinsyah menambahkan hasil rakor yang telah dilakukan beberapa hari lalu menyepakati bahwa pada 2013 akan dilakukan pemberdayaan KUMKM dengan beberapa strategi.<br /><br />Pola yang akan digulirkan adalah peningkatan iklim usaha yang kondusif, pengembangan produk dan pemasaran, peningkatan daya saing SDM, penguatan kelembagaan koperasi dan peningkatan akses ke sumber daya produktif.<br /><br />Untuk revitalisasi koperasi akan dilakukan dengan cara penguatan kelembagaan dan peraturan, diversifikasi usaha dan peningkatan kewirakoperasian berupa partisipasi anggota koperasi.<br /><br />Sedangkan untuk peningkatan daya saing UMKM, sistem yang diterapkan adalah peningkatan produktivitas, peningkatan kapasitas teknologi, peningkatan penerapan standarisasi, dan pengembangan kompetensi kewirausahaan.<br /><br />Hal lain yang dilakukan adalah, melakukan sinergi dan keterpaduan untuk pemberdayaan KUMKM di semua kabupaten dan kota hingga provinsi, seperti melakukan sinergi kebijakan saling mendukung antara pembangunan koperasi dan pembangunan UMKM secara nasional dengan kebijakan sektoral dan regional.<br /><br />Pemberdayaan sektor KUMKM di Kaltim diharapkan mampu memberikan solusi penanggulangan kemiskinan dan pembukaan lapangan pekerjaan, sebagaimana program prioritas pembangunan Pemprov untuk pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.<br /><br />Menurut Djaelani, modal untuk pengembangan koperasi yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di Kaltim itu terbagi menjadi dua, yakni ada koperasi yang bermodal sendiri, ada pula yang menggunakan modal luar atau modal pinjaman.<br /><br />Untuk koperasi yang menggunakan biaya sendiri jumlahnya sebanyak 22.977 unit dengan modal Rp2,143 triliun, sedangkan yang menggunakan modal luar (pinjaman) sebanyak 2.427 unit koperasi dengan modal pinjaman Rp622,200 miliar. <strong>(das/ant)</strong></p>