Pemprov Kalimantan Timur selama tiga tahun terakhir telah menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 90.000 pelajar dan mahasiswa, termasuk 30.000 orang penerima bantuan pada 2011, yakni Rp100 miliar. <p style="text-align: justify;">"Pemberian beasiswa ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama kepada para pelajar dan mahasiswa," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Samarinda, Rabu.<br /><br />Bantuan tersebut dipastikan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah, khususnya meningkatkan kualitas bidang pendidikan di 14 kabupaten dan kota yang tersebar di Kalimantan Timur.<br /><br />Pemprov Kaltim kini masih memiliki keterbatasan dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga semua pihak terkait harus terus berupaya menempatkan pendidikan dalam prioritas pembangunan, yakni dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.<br /><br />"Jika SDM sudah berkualitas dan andal, maka akan dapat melanjutkan pembangunan di Kaltim, sehingga ke depan daerah ini dapat lebih maju dan memiliki daya saing kuat," ujarnya.<br /><br />Beasiswa yang diberikan ini murni berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan objektif oleh tim yang ditunjuk. Semua penerima beasiswa harus menyelesaikan pendidikan hingga lulus.<br /><br />Ketua Tim Pengelola Beasiswa 2011, Bohari Yusuf mengatakan bahwa sumber dana beasiswa pada 2011 berasal dari dua instansi pemerintah, yakni Dinas Pendidikan dan Biro Sosial Setprov Kaltim.<br /><br />Hingga saat ini, serapan beasiswa yang sudah diterima ke masing-maing orang yang telah lulus verifikasi sudah mencapai 97 persen, ditargetkan akhir Desember 2011 dapat tuntas 100 persen.<br /><br />Bohari yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kaltim ini melanjutkan, penerima beasiswa 2011 berasal dari berbagai jenjang, mulai tingkat SD, SMP, SMA, program diploma, sarjana penuh, magister dan program doktoral di dalam dan luar negeri. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















