Kapal Indonesia Diperbolehkan Bongkar Muat Di Tawau

oleh

Jabatan Laut Diraja Malaysia di Tawau, Sabah, mengungkapkan bahwa kapal barang asal Indonesia diperbolehkan langsung melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tawau sepanjang memiliki dokumen resmi atau izin dari pemerintah setempat. <p style="text-align: justify;">Hasbullah, pejabat di Jabatan Laut Diraja Malaysia Tawau di Tawau, Rabu, menegaskan terkait adanya isu bahwa kapal-kapal yang mengangkut barang dari Indonesia dilarang langsung masuk ke Tawau itu, tidak benar.<br /><br />Ia mengatakan kapal Indonesia yang dilarang langsung masuk ke Pelabuhan Tawau adalah kapal yang memuat kontainer saja karena harus melalui Kuala Lumpur atau Kota Kinabalu.<br /><br />"Kami tidak pernah melarang kapal dari Indonesia yang mengangkut barang kecuali kapal kontainer," ujar Hasbullah kepada Antara di Tawau.<br /><br />Ia mengakui memang selama ini sangat jarang kapal dari Indonesia yang bongkar muat barang di Pelabuhan Tawau padahal sebenarnya tidak ada pembatasan atau pelarangan.<br /><br />"Kapal-kapal dari Indonesia tetap dilayani melakukan aktivitas di Pelabuhan Tawau sepanjang memiliki dokumen atau mendapatkan izin dari pemrintah Malaysia," tegas Hasbullah.<br /><br />Hal ini menanggapi pernyataan Konsul RI Tawau, Muhammad Soleh, bahwa apakah kapal dari Indonesia yang mengangkut barang dilarang langsung masuk di Pelabuhan Tawau dan hanya diperbolehkan masuk di Pelabuhan Kota Kinabalu.<br /><br />Menurut Konsul RI Tawau ini, selama ini mendapat informasi terkait pelarangan tersebut dan pihaknya juga tidak pernah mendapat informasi yang jelas soal itu.<br /><br />Padahal, lanjut dia, tidak tertutup kemungkinan ada kapal-kapal dari Indonesia mislanya dari Surabaya Jawa Timur dan Makassar Sulawesi Selatan berkeinginan mengekspor barang produk Indonesia masuk ke Tawau.<br /><br />Dengan adanya penjelasan dari Jabatan Laut Diraja Malaysia tersebut, maka terbuka peluang eksporter dari Indonesia masuk Pelabuhan Tawau dan melakukan bongkar muat. <strong>(das/ant)</strong></p>