Kapolda Ingatkan Peserta Pilkada Sambas Kendalikan Pendukung

oleh

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigadir Jenderal (Pol) Sukrawardi Dahlan mengingatkan pasangan calon bupati peserta Pemilihan Kepala Daerah Sambas periode 2011-2016 agar dapat mengendalikan para pendukungnya. <p style="text-align: justify;">"Tidak boleh ada tindakan anarkis, menang ataupun kalah merupakan hal yang wajar," kata Kapolda Sukrawardi Dahlan saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Kesepakatan Damai dan tatap muka Kapolda dengan peserta Pilkada Sambas, di Sambas, Jumat (04/03/2011). <br /><br />Menurut Kapolda, adanya perbedaan hendaknya tidak menjadikan perpecahan. Tetapi justru menjadi perekat untuk menciptakan rasa aman di Sambas. <br /><br />Dia juga mengingatkan warga setempat agar tidak memercayai adanya pesan singkat yang beredar terkait dengan pembunuhan dan penjualan organ tubuh. <br /><br />"Sms (pesan singkat, red) itu menyesatkan. Kalau terima sms itu dihapus, karena sudah menyebar kemana-mana," katanya menanggapi isu yang beredar di masyarakat setempat beberapa hari terakhir. <br /><br />Kapolda Sukrawardi Dahlan juga mengharapkan semua calon peserta Pilkada menjaga rasa aman dan mengendalikan pendukung mereka. "Para kandidat mesti siap menang dan siap kalah," katanya mengimbau. <br /><br />Sementara kepada warga setempat, dia meminta agar menggunakan hak pilih dan tidak menjadi golongan putih karena satu suara sangat berarti bagi pembangunan di daerah tersebut. <br /><br />Acara yang diadakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Sambas dan Kepolisian Resor Sambas itu, dihadiri Kapolda Kalbar bersama sejumlah pejabat utama Polda, anggota KPU Sambas, para anggota musyawarah pimpinan daerah, camat, pasangan calon bupati dan wakil bupati, pengurus partai politik dan para pendukung calon bupati dan wakil bupati. <br /><br />Pasangan calon yang maju dalam pilkada Sambas berdasarkan nomor urut hasil pleno KPU Sambas adalah nomor urut satu Juliarti Djuhardi-Pabali Musa, nomor urut dua Darwin Muhammad-Darso, nomor urut tiga Prabasa Anantatur-Hasanusi, nomor urut empat Tufitriandi-Perden Firdaus, dan nomor urut lima Munawar-Bonefasius Bone. <br /><br />Seorang calon wakil bupati dari pasangan nomor urut empat, Perden Firdaus yang berpasangan dengan Tufitriandi tidak hadir dalam acara itu karena sedang berada di Jakarta. <br /><br />Ketua KPU Sambas, Suaib mengharapkan pertemuan tersebut menjadi penguat ikatan moral dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. "Upaya seperti ini diperlukan untuk mengantisipasi kerawanan saat pilkada digelar," katanya. <br /><br />Setelah penandatanganan Kesepakatan Damai tersebut, menurut dia pada Senin (7/3) yang merupakan hari pertama kampanye, akan ada penyampaian visi dan misi para calon dalam sidang paripurna DPRD Sambas. <br /><br />Kampanye akan berlangsung selama dua pekan di 19 kecamatan setempat, dan pada hari terakhir 20 Maret akan ada debat publik di gedung DPRD Sambas. Pemungutan suara pilkada Sambas diadakan pada 24 Maret dengan 401.725 pemilih yang tersebar di 1.103 tempat pemungutan suara. <strong>(phs/Ant)</strong></p>