Kapolda Kalbar Komitmen Tangani Kasus Korupsi

oleh

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto menyatakan, komitmennya untuk memproses setiap kasus korupsi di Kalbar, tanpa pandang bulu. <p style="text-align: justify;">"Siapapun calon tersangka atau tersangkanya, kalau sudah cukup bukti pasti akan kami proses hukum," kata Tugas Dwi Apriyanto saat menjawab aksi unjuk rasa dari Solidaritas Mahasiswa Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) Kalbar di halaman Mapolda setempat di Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, penegakan hukum dan memproses kasus-kasus korupsi oleh Polda Kalbar, bukan karena desakan dari mahasiswa, LSM, maupun masyarakat, tetapi memang sudah komitmen dirinya.<br /><br />"Saat ini saya baru mempelajari satu kasus korupsi, dan sudah menetapkan satu tersangka berinisial I," ungkap Tugas yang enggan menyebutkan kasus korupsi yang ditanganinya itu.<br /><br />Ia menyatakan, kalau kasus korupsi yang telah ditetapkan satu orang tersangka itu diekspose, dikhawatirkan akan berpolemik sehingga tidak dibuka dulu ke publik.<br /><br />"Kalau ada kasus korupsi lain yang buktinya kuat, maka akan langsung kami proses, tolong adik-adik tidak meragukan komitmen saya, tentunya kami tidak bisa melakukannya tanpa didukung bukti yang kuat," kata Tugas.<br /><br />Sementara itu, belasan mahasiswa yang tergabung dalam Solmadapar Kalbar, berunjuk rasa mendesak Polda setempat untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi di provinsi itu.<br /><br />"Polda Kalbar sepertinya tertidur pulas, karena hingga kini tidak pernah menyelesaikan satu kasuspun untuk kasus korupsi," kata Sekretaris Jenderal Solmadapar Kalbar Yunus.<br /><br />Belasan perwakilan Solmadapar Kalbar sempat tidak bisa masuk, karena dihadang oleh puluhan anggota polisi yang berjaga-jaga di pintu masuk Mapolda Kalbar. Tetapi akhirnya diizinkan untuk menyampaikan orasinya di halaman Mapolda Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak.<br /><br />Dalam orasinya Yunus menyatakan, hingga saat ini tercatat sekitar 30 kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara, tetapi sampai saat ini belum ada satupun pelaku atau tersangka korupsi yang mendekam di jeruji besi.<br /><br />"Kami mendesak Kepala Polda Kalbar Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto yang belum sampai seminggu bertugas di Kalbar bisa membawa angin segar dalam penanganan kasus korupsi di Kalbar," ujarnya.<br /><br />Dalam aksi unjuk rasanya Solmadapar mendesak Polda Kalbar untuk menuntaskan pekerjaan rumah terkait proses hukum kasus-kasus korupsi di Kalbar, serta mendesak agar para koruptor dijeruji besikan.<br /><br />"Kami membutuhkan orang-orang yang mampu menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut, bukan malah memperlambat atau sebagainya," kata Yunus.<br /><br />Sebelum menyampaikan orasinya belasan anggota Solmadapar terlebih dahulu menyampaikan orasinya di Tugu Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, Solmadapar Kalbar juga membuat Posko Ganyang Korupsi di kawasan Tugu Digulis Untan Pontianak. <strong>(phs/Ant/foto: ant)</strong></p>