Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigadir Jenderal (Pol) Unggung Cahyono, Sabtu malam, melakukan pemantauan pengamanan di sejumlah Gereja yang ada di Kota Pontianak. <p style="text-align: justify;">"Hasil pantauan yang saya lakukan proses ibadah menyambut malam Natal di sejumlah Gereja di Pontianak berjalan aman dan lancar," kata kata Unggung Cahyono melalui Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Mundar di Pontianak.<br /><br />Mukson menjelaskan, pemantauan di sejumlah Gereja dilakukan guna melihat secara langsung proses pengamanan di setiap Gereja yang ada di Pontianak apakah berjalan lancar atau tidak. "Hasilnya hingga saat ini proses ibadah malam Natal di Pontianak berjalan lancar dan aman," kata Mukson.<br /><br />Adapun sejumlah Gereja yang dikunjungi Kapolda Kalbar, diantaranya Gereja Katedral, Gereja Kalbar, Gereja Pantekosta Pontianak dan lain-lain.<br /><br />Polda Kalbar melakukan penjagaan terhadap 363 Gereja yang tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi itu dengan menurunkan dua peleton Brimob dan mengerahkan 1.440 personel Polri.<br /><br />Sebelumnya, Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Unggung Cahyono menyatakan, sifat Operasi Lilin Kapuas 2011 hanya operasi kemanusiaan, artinya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.<br /><br />"Jauh hari sebelumnya saya sudah turun ke Polres-Polres guna memantau persiapan mereka dalam rangka mengamankan Natal dan Tahun Baru," kata Unggung.<br /><br />Kapolda Kalbar menambahkan, selain menempatkan sejumlah anggota kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan Gereja, pihaknya juga melakukan sterilisasi pada Gereja-gereja tiga jam sebelum umat Kristiani melakukan sembahyang.<br /><br />"Sterilisasi itu sudah sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) dari Kepolisian Republik Indonesia sehingga harus dilaksanakan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru," ujarnya.<br /><br />Gubernur Kalbar Cornelis mengimbau masyarakat di provinsi itu mewaspadai ancaman dan aksi teroris menjelang perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012.<br /><br />"Saat ini aksi dan ancaman teroris sudah berbagai cara sehingga perlu diwaspadai," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, model pembinaan teroris sudah bermacam-macam sehingga sulit dilacak. Sehingga masyarakat Kalbar jangan lengah terhadap ancaman teroris menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















