Kapolda : Pemilu Tidak Boleh Gagal

oleh

Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Polisi Bambang Hermanu menegaskan pemilu legislatif dan pemilu presiden tidak boleh gagal. <p style="text-align: justify;">"Pemilu tidak boleh gagal. Polri menjadi garda di depan, TNI menjadi back up. Tapi, kami tidak bisa sepenuhnya berbuat tanpa dukungan masyarakat agar turut menjaga keamanan daerah supaya tetap kondusif," kata Bambang di Sampit, Kamis malam.<br /><br />Makin dekatnya pelaksanaan pemilu legislatif pada 9 April dan pemilu presiden nanti, harus disikapi dengan peningakatan kewaspadaan aparat keamanan bersama masyarakat.<br /><br />Masa jabatan presiden akan berakhir pada 20 Oktober mendatang. Pemilu tidak boleh gagal karena dampaknya terhadap pemerintahan sangat besar.<br /><br />"Contoh Kabupaten Gunung Mas, kepala daerahnya sedang terkena masalah hukum, rakyatnya hampir susah, gaji pegawai nyaris tidak bisa terbayarkan. Untungnya bisa menunjuk penjabat bupati, tapi kalau presiden kan tidak bisa digantikan seperti itu," jelas Bambang.<br /><br />Kotim menjadi perhatian serius karena situasi politik, ekonomi dan keamanan di daerah ini cukup dinamis. Apalagi, daerah ini pernah mempunyai sejarah kelam terkait konflik etnis pada 2001 silam yang diharapkan jangan sampai terulang lagi.<br /><br />Selain itu, Kotim yang merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Kalteng dan dengan jumlah paling banyak pula yakni 300 ribu lebih, tentu punya tingkat kerawanan tersendiri dalam pelaksanaan pemilu.<br /><br />"Kami tidak ingin prahara menyedihkan di Sampit terulang lagi. Kita bangun Sampit ini lebih indah dan lebih bagus. Presiden menginginkan pemilu ini berjalan aman dan tertib," sambung Bambang.<br /><br />Secara khusus Bambang meminta partai politik untuk mengendalikan kader dan simpatisan mereka sehingga gesekan antarpartai politik bisa dihindari.<br /><br />"Tanggal 16 Maret kampanye terbuka, tolong massa dikendalikan dan hindari benturan. Jangan ada kata-kata yang menyinggung. Masyarakat juga akan menilai mana partai yang ugal-ugalan. Gunakan hak pilih jangan golput. Ada 300 ribuan suara di sini, ini sangat potensial," ujar Bambang.<strong> (das/ant)</strong></p>