Kapuas Hulu Anggarkan Rp3 Miliar Pembenahan Sampah

oleh

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menganggarkan Rp3 miliar untuk pembenahan masalah sampah di tahun 2016, kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu Nusantara Gawat. <p style="text-align: justify;">"Anggaran tersebut kami anggarkan untuk pembelian armada pengangkutan sampah serta sarana dan prasarana operasional lainnya," kata Nusantara Gawat saat dihubungi di Putussibau, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, saat ini Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu baru memiliki 14 bak sampah, satu unit truk dan dua amrol.<br /><br />Bak sampah tersebut disebarkan di beberapa titik wilayah Kota Putussibau dan sekitarnya.<br /><br />Kendala yang dihadapi dalam penanganan sampah selama ini adalah lokasi penempatan bak karena belum adanya koordinasi yang baik dengan pengurus RT/RW dan lurah sehingga sering dikeluhkan oleh masyarakat.<br /><br />"Seperti di Kota Putussibau, kesadaran masyarakat memang masih kurang. Kami sudah tempatkan bak sampah, tetapi masyarakat tidak membuang sampah pada tempatnya," ungkapnya.<br /><br />Ia mengakui volume sampah di Kota Putussibau setiap tahunnya menunjukan peningkatan.<br /><br />Hal tersebut dipicu tingginya konsumsi masyarakat dan kontribusi dari pasar, pemilik usaha seperti rumah makan dan industri rumahan.<br /><br />Untuk mendukung pembenahan sampah, Dinas Cipta Karya terus berupaya menambah armada dan mengintensifkan kerja karyawan.<br /><br />"Untuk mengantisipasi penumpukan pada bak, maka jam kerja karyawan juga dilakukan penambahan dan diberikan lembur pada mereka untuk hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.<br /><br />Menurut Gawat, saat ini masyarakat mulai berangsur tertib ketika membuang sampah setelah dilakukan imbauan dan penataan lokasi bak penampung sampah.<br /><br />Sementara untuk di tingkat kecamatan, dia menambahkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya juga sudah tinggi. (das/ant)</p>