Kapuas Hulu Dapat 7 Unit Mobil Internet

oleh
oleh

Dari 77 (tujuh puluh tujuh) mobil pusat layanan internet Kecamatan yang ada di Kalimatan Barat, tujuh diantaranya untuk Kabupaten Kapuas Hulu yang digunakan di tujuh Kecamatan yaitu Kecamatan Puring Kencana, Kecamatan Badau, Kecamatan Batag Lupar, Kecamatan Pengkadan, Kecamtan Mentebah, Kecamatan Hulu Gurung, sementara satu buah mobil tersebut digunakan untuk Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi di Kabupaten. <p style="text-align: justify;">Meskipun sudah berada di Kapuas Hulu, namun ketujuh mobil tersebut belum bisa dioperasikan ke Kecamatan masing-masing, sebab baru akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis kepada Bupati di Pontianak pada tanggal 30 Januari 2012 ini. <br /><br />Demikian dikatakan Drs. RA Sungkalang, MM  selaku Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kapuas Hulu, kepada Wartawan, Jum’at (27/01/2012). <br /><br />Dijelaskan Sungkalang bahwa mobil tersebut merupakan program langsung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) dengan tujuan agar masyarakat yang ada di sejumlah Kecamatan dan daerah yang tergolong terpencil bisa mengkases informasi, sehingga informasi yang ada tidak hanya dinikmati oleh masyarakat di perkotaan. <br /><br />“Ini merupakan program Kemkominfo dimana Kita Kapuas Hulu mendapatakan jatah tujuh buah mobil yang nantinya akan diserahkan kepada tujuh kecamatan yang sudah Kita tentukan,” jelasnya. <br /><br />Dikatakan Sungkalang, bahwa didalam mobil tersebut terdapat computer, layanan internet dan juga televise digital, yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kecamatan untuk mengakses informasi, dengan demikian masyarkat bisa mengetahui perkembagan-perkembangan dari luar sana.<br /><br />”Jadi nanti mobil-mobil tersebut memang khusus ke Kecamatan, dan dikelola langsung oleh pihak Kecamatan,” ujarnya.<br /> <br />Oleh karenanya, Sungkalang mengharapkan agar mobil tersebut benar-benar dimanfaatkan guna mengakses informasi yang ada sehingga masyarakat yang berada di Kecamatan maupun Desa dengan mudah mendapatkan informasi, sebab pengelolaanya sepenuhnya diserahkan ke Kecamatan yang mendapatkan jatah tersebut. Hanya saja saat ini biaya inter koneksi masih ditanggung Kabupaten, dan untuk selanjut akan ditangani oleh Pemerintah yang ada di Kecamatan. <br /><br />“Ya, tentunya Kita berharap program Pemerintah tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga informasi dengan mudah dikonsumsi masyarakat,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>