Kapuas Hulu Kembali Di Landa Banjir

oleh

Hujan yang terus menerus menguyur Bumi Uncak Kapuas membuat sungai Kapuas meluap hal ini menyebabkan Kota Putussibau dan sekitarnya terendam air , bahkan sejumlah titik di jalan Lintas Utara terendam air kedalaman air rata-rata setengah hingga satu meter. <p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Informasi yang diperoleh air mulai meluap sejak Jum’at (2/12-2011) secara merata di wilyah Kabupaten Kapuas Hulu,meskipun belum diketahui jumlahnya, namun dipastikan rumah warga ada yang terendam air, pasalnya kedalaman air rata-rata mencapai 1 (satu) hingga 2 (dua) meter. <br /><br />Banjir kali ini juga selain merendah sejumlah rumah warga, transportasi daratpun terpaksa lumpuh baik dijalan Lintas Selatan menuju Pontianak maupun, jalan lintas Utara menuju perbatasan Indonesia-Malaysia untuk Lintas Utara  kurang lebih 8 s/d 10 kilo meter sudah terendam air dan tak bisa dilewati kedaraan, adapun sejumlah titik yang terendam cukup parah dintaranya antara Desa Mungguk menuju Benua Tengah, kemudian Benua Tengah menuju Tanjung Kerja, Tanjung Kerja menuju Desa Seluan dan Desa Nanga Awin hingga menuju Kota Putussibau. <br /><br />Sementara itu pusat Kota Putussibau hingga sudut-sudut Kota saat ini masih terendam air, khusunya didataran rendah seperti di daerah Dogom, Jalan M Yasin, Jalan Pasar Inpres Desa Pala Pulau , Jalan Amin, jalan K.S Tubun. <br /><br />“Kita tidak menduga cuma hujan beberapa hari ini bisa membuat sungai Kapuas dan sejumlah sungai-sungai kecil lainya begitu cepat  meluap, yang Kita takutkan apabila hujan terus menerus begini maka akan terjadi banjir besar yang bisa merendah sejumlah rumah warga di Kabupaten Kapuas Hulu,” ungkap Mahadi salah satu warga yang mengendarai roda empat, yang terjebak di Jalan Lintas Utara usai menghadiri penutupan Festival Danau Sentarum Betung Kerihun di Desa Lanjak Kecamatan Batang Lupar.<br /><br />Pantauan dilapangan hingga Senin (5/12-2011) kondisi air yang merendam Kota Putussibau dan sekitarnya berangsur surut rata-rata kedalaman air sejak pagi senin mencapai setengah hingga satu meter. <br /><br />Saat dihubungi kalimantan-news.com,  Bennardy, HN, SE selaku Ketua Tim SAR Kapuas Hulu yang juga merupakan mengatakan bahwa menurut pantauanya bersama Wakil  Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana, SH dan Kapolres Kapuas Hulu bahwa sementara ini yang terdata diperkirakan  400 buah rumah terdiri dari Kecamatan Putussibau Utara dan Kecamatan Selatan sudah terendam air. Rata-rata masyarakat dievakuasi dirumah keluarganya masing-masing. Namun dikatakan Bennardy di Tanjung Lasa dan Desa Potan Kecamatan Putussibau Utara rata-rata rumah warga terendam dengan kedalaman air mencapai 1,5 hingga 2 meter. <br /><br />“Meskipun demikian Alhamdulilah, tidak ada korban nyawa,” ungkapnya.<br /><br />Sedangkan untuk disejumlah Kecamatan lainnya terutama yang ada dipesisir sungai Kapuas, dikatakan Bennardy belum diketahui berapa jumlah rumah yang terendam, sebab hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi lanjut dari pihak Kecamatan, setelah itu baru bisa mengambil langkah. <br /><br />“Kita belum mendirikan posko, untuk di Kecamatan-kecamatan lainnya Kita belum mendapatkan informasi dan setelah mendapatkan informasi dari mereka baru Kita bisa mengambil langkah,”tuturnya.<br /> <br />Mengingat cuaca yang masih ekstrim, Bennardy menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu untuk selalu mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir yang lebih besar, sebab kata Bennardy menurut informasi dari Badan Meteorologi bahwa diprediksi hingga pertengahan februari 2012 mendatang curah hujan sangat-sangat tinggi.<br /><br />”Kondisi ini mesti menjadi perhatian Kita semua, dan masyarakat harus tetap waspada, sementara itu Kami dari SAR siap membantu apabila diperlukan silahkan hubungi 081298471777,”pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>