Home / Tak Berkategori

Kapuas Hulu Rawan Tindak Pidana Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 4 Januari 2012 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meskipun situasi Kabupaten Kapuas Hulu adem-adem saja, namun Kapuas Hulu tergolong daerah terpencil yang sulit dijangkau dalam pengawasan, hal tersebut tentunya sangat rawan tindak pidana korupsi. <p style="text-align: justify;">Demikian dikatakan Rudi Hidayat, SH selaku Ketua Kejaksaan Negeri Putussibau, diruang kerjanya, baru-baru ini.<br /> <br />“Kapuas Hulu ini tergolong daerah terpencil yang susah dijangkau pengawasan pihak terkait, jadi sangat rawan tindak pidana korupsi, situasi yang adem-adem saja bukan berarti tidak ada tindak korupsi, hal tersebut tetap ada, dan akan coba Kita telusuri,” ungkapnya. <br /><br />Dijelaskan Hidayat, meskipun dirinya baru empat bulan menjabat sebagai Ketua Kejari Putussibau, dari informasi yang didengarnya bahwa dalam menggungkap kasus korupsi di Kapuas Hulu cukup susah, pasalnya menurut Hidayat dukungan masyarakat Kapuas Hulu dalam menggungkap kasus korupsi mash tergolong minim.<br /><br />“Kita rasakan dukungan masyarakat terhadap penggungkapan kasus korupsi masih minim, laporan masyarakat memang ada tetapi ketika Kita akan meminta keterangan terhadap masyarakat malah masyarakat tidak datang, padahal peran serta masyarakat dalam menumpas kasus korupsi sangatlah penting, demi kemajuan Kapuas Hulu ini juga,”tuturnya. <br /><br />Oleh karenanya, Hidayat selaku Ketua Kejari Putussibaumenghimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk mendukung pihak kejaksaan dalam menggungkap tindak pidana korupsi. <br /><br />"Tentunya Kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat dalam menggungkap kasus korupsi yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, karena Kita nilai Kapuas Hulu ini boleh dikatakan rawan juga tindak pidana korupsi  karena jauh dari pengawasan dan pemantauan pihak terkait,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru