Karate – Bupati Dukung Rayani Safitri Ikuti Kejuaraan Dunia

oleh

Bupati Barito Utara, Kalteng, Nadalsyah mendukung karateka putri dari kabupaten setempat, Rayani Safitri, masuk pemusatan latihan nasional di Bogor untuk mengikuti kejuaraan dunia "The 5th Open Masters" di Basel, Swiss, 3-10 September. <p style="text-align: justify;">"Saya sangat mendukung atas prestasi yang diraih Rayani Safitri. Oleh karena itu, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pelatihnya serta pengurus Forki Barito Utara (Barut)," kata Nadalsyah di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Menurut Nadalsyah, daerah ini perlu bangga memiliki atlet berbakat hingga mampu membawa nama baik Barito Utara maupun Kalteng pada umumnya ke tingkat nasional maupun internasional.<br /><br />Sesuai dengan keinginan bagaimana mengembangkan dan membina cabang-cabang olah raga yang ada didaerah ini supaya bisa tumbuh berprestasi. Apa lagi olah raga ini sudah ke tingkat Nasional maupun ke luar Negeri. Ia pun berjanji bahwa dibawah kepemimpinannya akan selalu memperhatikan cabang-cabang olah raga yang ada didaerah ini.<br /><br />"Kita akan bantu apa yang menjadi kebutuhan atlet maupun pelatihnya untuk menunjang keberangkatan. Sebab kita tentu tahu jika seorang atlet ini terpisah dari pelatihnya, bagaimana bentuk komunikasinya, maka dari itu kita akan support pelatihnya sehingga bisa berangkat," ujarnya sambil berharap ada dinas yang membawahinya agar bisa intensif membantu, sehingga atlet bersama pelatihnya bisa berangkat.<br /><br />Rayani Safitri merupakan pelajar kelas II di SMPN-6 Muara Teweh di Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara.<br /><br />Terpilihnya Rayani Safitri itu setelah ia berhasil meraih medali emas Kelas Kumite 40 kilogram putri pada olimpiade olahraga siswa nasional (02SN) tingkat nasional di Jakarta, 15-19 Juni.<br /><br />"Kami harapkan atlet muda yang berprestasi ini mampu membawa hasil yang terbaik," kata Nadalsyah.<br /><br />Rayani Safitri ini dipanggil oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama untuk bergabung bersama lima atlet lainnya peraih medali emas pada Kejuaraan O2SN, antara lain Dandi Satria Nugraha dari SMPN 13 DI Yogyakarta.<br /><br />Kemudian Dina Sintia siswa SMPN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Aliffa Milanisty siswa SMPN 1 Girimarto, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, Made Krisnanta SMPN 1 Denpasar Bali, dan Muhammad Arsyal siswa SMPN-7 Makassar Sulawasi Selatan.<strong> (das/ant)</strong></p>