Kasat Lantas: Lalin Tuntut Peran Semua Pihak

oleh

Untuk menekan angka kecelakaan lalulintas yang terjadi di kabupaten Sintang tidak hanya dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan semua pihak yang terkait dengan fungsi dari lalulintas itu sendiri. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Sintang AKP Dwi Budi Murtiono, usai gelar upacara Hut Lantas ke-56 di halaman Mapolres Sintang, Kamis (06/10/2011)<br /><br />“Kalau semuanya itu ikut berperan, diharapkan angka kecelakaan itu juga akan menurun,” ungkapnya.<br /><br />Dirinya mencontohkan, pemilik angkutan umum harus dapat melihat apakah kendaraannya sudah layak serta bagaimana sopirnya, termasuk juga apakah dari pemerintah sendiri sudah siap dengan infrastruktur jalan. <br /><br />“Jika hanya fungsi lalulintas saja yang diharapkan mati-matian untuk menekan angka kecelakaan tanpa diimbangi dengan peran-peran dari pihak lainnya, itu sama saja sia-sia,” tandasnya.<br /><br />Sementara terkait dengan maraknya remaja pelajar yang telah menggunakan kendaraan khususnya roda dua, meskipun secara aturan yang bersangkutan belum memiliki SIM, pihaknya menyatakan terkait hal tersebut tengah dilakukan penyelesaian MoU dengan pihak Diknas Kabupaten Sintang.<br /><br />“Kita sudah mendengar keluhan dan laporan tersebut, dan kita saat ini tengah menyelesaikan MoU dengan Dinas Pendidikan,” terangnya.<br /><br />Dengan adanya MoU tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan akan memberikan himbauan kepada siswa, termasuk juga arahan dengan melibatkan orangtua siswa, sehingga demikian tidak hanya mutlak dari sekolah saja dalam pengawasan terhadap siswa akan tetapi peran dari orangtua dalam tingkatan keluarga juga ikut berperan.<br /><br />“Jangan sampai ada bahasa dari orang tua; itukan anak saya, motor saya belikan terserah saya!. Nah saya berharap itu tidak terjadi di Sintang ini.” Pungkasnya.<strong>(*)</strong></p>