Kasrem 121 ABW Beri Ceramah Wawasan Kebangsaan Di Melawi

oleh
oleh

Menyikapi persoalan di Indonesia saat ini yang kurang baik, seperti adanya kejadian di Jakarta pada 4-11 kemarin, Panglima TNI menyampaikan materi wawasan kebangsaan yang dilakukan di setiap kabupaten kota di Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Di Melawi sendiri ceramah dengan materinya wawasan kebangsaan itu disampaikan Kepala Staf Korem 121/ABW, Kolonel Infantri, Denny R.I Masengi, kemarin di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi. <br /><br /&gt;Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB, dibuka Bupati Melawi tersebut, dihadiri sejumlah SKPD, pegawai, anggota Yonif 642/kapuas Senapan A, Polres Melawi, Mahasiswa, Siswa serta para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Melawi. Pada kesempatan itu, Bupati Melawi, Panji, mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasikan dan menganggap kegiatan itu sangat tepat.<br /><br />"Menangkap dari satu kesatuan bangsa, cara berpikir masyarakat tentang Pancasila dan NKRI, dimana dalam kondisi dan situasi saat ini sangatlah tepat untuk diberikan materi wawasan kebangsaan ini. Oleh karena itu apa yang disampaikan Kasrem, diharapkan bisa dipahami. Bisa menjadi perhatian kita bersama dalam mempererat silaturahmi dan satu keaatuan Bangsa Indonesia," ungkapnya. <br /><br />Sementara itu, Kepala Staf Korem 121/ABW, Kolonel Infantri, Denny R.I Masengi mengatakan, pihaknya datangbke Melawi dalam rangka menyampaikan sosialisasi yang menjadi perintah Panglima TNI. <br /><br />"Dimana dengan penyampaian ini, diharapkan bisa diketahui bersama oleh seluruh tamu undangan di Melawi ini. Kegiatan ini bukan di Melawi saja, tapi di seluruh kabupaten kota," jelasnya. <br /><br />Denny mengatakan, sebagaimana  diketahui, situasi Negara Indonesia saat ini seperti di Jakarta sedang goyang. Dimana terjadi demo yang begitu besar. Hal itu dikarenakan suhu politik dalam keadaan tidak bagus, dan ada sekelompok orang yang memanfaatkan situasi itu hingga membuatnya semakin kacau. <br /><br />"Kalau disini nungkin tidak begitu berdampak, dan Kalbar masih dalam kondisi kondusif. <br /><br />Meskipun ada unjuk rasa yabg terjadi di Pontianak hanya sebatas demo damai, begitu juga dengan demo di Singkawang hanya sebatas silidoritas.  Menyikapi ini, kita jangan sampai terlibat dan terhasut oleh orang-orang yang memanfaatkan ini," pintanya. <br /><br />Kemarin, tambahnya, terjadi di Samarinda bom molotov di gereja Oikomune oleh teroris. Hal hal seperti ini yang harus Dihindari, dan mudah-mudahan di Melawi tidak terjadi seperti ini. <br /><br />"Upaya mensosialisasikan wawasan Kebangsaan ini, juga kami lakukan setiap hari. Bahkan turun ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan ini," ujarnya. <br /><br />Pada saat memberikan materi wawasan kebangsaan tersebut, Kasrem juga memperlihatkan video bagaimana Isis saat ini mulai merekrut anak-anak dibawah umur untuk bergabung di Isis dan melatihkan dalam menggunakan berbagai senjata api. <br /><br />"Ini harus terua kita waspadai, jangan sampai anak cucu kita direkrut menjadi teroris," ucapnya.<br /><br />Selain itu, Kasrem juga menyampaikan berbagai ancaman yang saat ini terjadi di muka bumi khususnya di Indonesia. Seperti semakin maraknya kasus narkoba, penyebaran pikiran-pikiran yang berbau sara dan memprofokasi, baik melalui media sosial maupun melalui yang lainnya. Sekali lagi Kasrem meminta kepada masyarakat Melawi untuk menghindari dan mewaspadainya. (KN)</p>