Kawasan Tepi Sungai di Sulap Menjadi Waterfront

oleh

Wakil Ketua DPRD Sekadau H.Isnaini S.Ip mengatakan Kawasan sepanjang Daerah aliran Sungai Kapuas yang selama ini dipenuhi deretan ruko para pedagang pasar Sekadau sangat cocok bila dijadikan pusat jajanan dan wisata waterfront dalam kota Sekadau. Hal ini diperkuat dengan adanya Wacana Pemerintah Daerah untuk menata ibukota Sekadau sesuai dengan RPJM dan RPJP. <p style="text-align: justify;">“Pedagangnya direlokasikan ketempat yang layak dan baru daerah sepanjang jalur sungai kapuas ini  ditata dan dibuat waterfront lalu dijadika pusat jajanan masyarakat maka menambah kidahan kota dan bisa mendatangkan income dari berbagai retrebusi yang bisa ditarik jika sudah jadi dan dikelola dengan benar,”kata Isnaini,<br /><br />Tak hanya itu kawasan  sepanjang jalur aliran sungai kapuas yang selama ini terkenal dengan kepadatan serta kekumuhan ini menurut Isnaini sudah saatnya dipikirkan Pemerintah daerah dan Dinas terkait untuk mulai memberikan sosialisasi  pada masyarakat dan para pedagang yang menempati ratusan ruko sepanjang DAS ini jika pada awal tahun ini akan dimulai rencana penataan kawasan bibir sungai.<br /><br />Lebih jauh Menurut Isnaini memang tidak semudah itu untuk menyulap kawasan bibir sungai ini menjadi daerah wisata dan pusat jajanan masyarat sekadau seperti halnya taman alun Kapuas yang ada saat  ini di ibukota Provinsi.<br /><br />Banyak hal yang perlu dan harus disiapkan pemerintah daerah  untuk mengambil jalan tengah bagi keberlangsungan dan kepastian dalam meberi jaminan tetap bisa meraup rejeki dipasar relokasi yang terlebih dahulu harus disiapkan bagi para pemilik ruko di atas bibir sungai Kapuas tersebut.<br /><br />“Kita lihat manfaatnya, kalau  sudah dijadikan waterfront dan taman alun-alun kota disana juga dijadikan tempat pusat jajanan dan aneka makanan rakyat yang tentunya ada retrebusi dan pemasukan bagi daerah mualai dari parkir sampai dengan restribusi rutin lainya,”tutur ketua harian DPC Golkar Kabupaten Sekadau ini.<br /><br />Beberapa ide yang dilontarkan Isnaini jika adanya penataan kawasan DAS Pasar ini seperti dengan membuat dua blok deretan pasar non permanent mengahdap ke arah sungai dan satu blok lainya menghadap ke arah badan jalan dalam bentuk saling membelakangi.<br /><br />Dengan adanya blok pasar non permanent membelakngi ini nantinya dikatakan Isnaini, blok yang mengahdap kearah jalan menjadi tempat hak para penghuni ruko yang ada saat ini setelah kembali dari relokasi sedangkan blok yang menghadap ke Sungai Kapuas menjadi tenpat bagi penjual jajanan rakyat hingga kawasan pantai ini akan terus hidup siang maupun malam hari.<br /><br />“Dalam benak saya kawasan ini sangat cocok dijadikan kawasan jajanan rakyat hingga para penjaja makanan yang ada di sepanjang jalan sintang bisa kita arahkan kedalam blok pasar jajanan rakyat tersebut dan adanya ketertiban serta income bagi APBD dari restribusi yang bisa diambil dari kawasan waterfront ini,”papar Isnaini. <strong>(phs)</strong></p>