Keberadaan Tangana Bermanfaat Bagi Masyarakat

oleh

Dalam mempererat silaturahmi, Dinas Sosial (Dinsos) melaksanakan pelatihan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Melawi tahun 2017, Selasa (3/10) di Ruang Rapat Dinsos Melawi. <p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut dihadiri Kepala dan Sekretaris Dinsos Melawi, serta para Kepala Bidang di Dinsos Melawi. <br /><br />Kepala Dinsos Melawi, Ramdha Suhaimi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini mungkin lebih kepada koordinasi dan silturhmi, bukan ke Pelatihan. <br /><br />"Kita cukup bangga dengan teman-teman Tagana yang sudah mengabdi bertahun-tahun di Melawi dan selalu aktif dalam mengikuti kegiatan," ungkpnya.<br /><br />Menurutnya, Kiprah Taruna Siaga Bencan (Tagana) Melawi sudah cukup dikenal di masyarakat. Terlebih dalam menanggulangi bencana. Terkait banjir yang terjadi beberapa tahun belakangan ini di Lapangan. <br /><br />"Kejadian kita beberapa tahun terakhir adalah banjir rutinitas yang sebenarnya masyarakat sudah tau dengan banjir ini. Namun demikian dengan banjir itu bukannya kita tidak tau, tetap harus peduli dengan memberikan bantun," ungkapnya.<br /><br />Lebih lanjut Ramdha menjelaskan, terkait pemberian bantuan, dari Dinsos hanya memberikan bantuan akibat dari pada banjir atau dampak banjir. Kemudian untuk mengeluarkan itu, harus terlebih dahulu ditetapkan siaga bencana dari BPBD, yang sebelumnya harus ada laporan tertulis atau secara resmi dari Masyarakat Ke Desa, Desa ke Kecamatan. <br /><br />"Bantuannya pun seperti beras itu satu hari satu orangnya dihitung hanya 4 ons, jika banjirnya 5 hari maka 4 ons dikali 5 hari. Inilah yang perlu dikethui ketika masyarakat bertanya" jelas Ramdha.<br /><br />Ditempat yang sama, Oktavianus mengatakan, Tagana yang merupakan orang-orang yang bekerja secara sosial. <br /><br />"Tagana ini adalah orang yang peduli melihat masyarakatnya yang ditimpa musibah, yang melaksankan tugasnya dengan sukarela," ucapnya. (KN)</p>