Kejari Singkawang Tangani Lima Kasus Tipikor

oleh
oleh

Kejaksaan Negeri Kota Singkawang, Kalimantan Barat, sepanjang 2014 menangani lima kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dua di antaranya sudah dalam tahap eksekusi. <p style="text-align: justify;">"Dua sudah tahap eksekusi, satu penuntutan, satu penyidikan dan satu lagi penyelidikan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Singkawang M Ravik saat dihubungi di Pontianak, Rabu.<br /><br />Dia menyebutkan dua kasus tipikor yang sudah dieksekusi itu yakni kasus MCK (dengan terdakwa Hamdi dan Uray Ardiansyah) dan kasus pengadaan software di Sekretariat DPRD Kota Singkawang (dengan terdakwa Wahidin dan Ibrahim Ali).<br /><br />Kasus Tipikor yang masih dalam tahap penuntutan terdiri atas, kasus dugaan korupsi MTQ tingkat Kalbar tahun 2008 di Kota Singkawang.<br /><br />Tersangkanya, sebut dia, adalah Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Singkawang, Lies Indari.<br /><br />Sementara kasus Tipikor Dana Hibah Pembangunan TK Al-Ikhlas Kota Singkawang tahun 2013, saat ini masih dalam tahap penyidikan. "Dan ada satu kasus lagi, yang masih dalam tahap penyelidikan," ujar Ravik tanpa menyebutkan kasus yang dimaksud.<br /><br />Dia berjanji, akan melanjutkan penanganan kasus Tipikor yang belum selesai di Kota Singkawang dan lebih intensif, baik melalui penindakan maupun pencegahan.<br /><br />"Kedepannya, penanganannya akan lebih kita intenskan lagi," janji dia.<br /><br />Ravik juga berjanji, akan mengedepankan pengawasan untuk mencegah kerugian negara. Jika memang harus menggunakan jalur hukum, menurut dia, itu merupakan langkah terakhir yang ditempuh.<br /><br />"Jadi tidak hanya mengedepankan penindakan yang bersifat preventif. Namun, pencegahan dengan cara edukatif (pendekatan dengan santun) akan tetap kamilakukan sebagai upaya mencegah tindakan korupsi," pungkas Ravik. (das/ant)</p>