Kejari Sintang Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Hasil Tindak Pidana Umum dan Khusus

oleh
Pemusnahan Barang Bukti Oleh Kejaksaan Negeri Sintang, Kamis (18/6/2020)

SINTANG, KN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Sintang memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti yang dimusnahkan tersebut sepanjang tahun 2019-2020.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan di halaman Kejari Sintang dan dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, Kamis (18/6/2020).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 85 perkara yang ditangani Kejari Sintang selama tahun 2019-2020.

Beberapa barang bukti seperti narkoba jenis sabu 200 gram, 40 butir pil ektasi, Ganja, HP, senjata tajam, Senpi, rokok dan beberapa barang bukti lainnya turut dihanguskan dengan cara dibakar, dipotong dan dihancurkan menggunakan blender seperti barang bukti berupa sabu dan obat-obatan.

Kajari Sintang Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran mengatakan, pemusnahan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Kejari Sintang bertujuan untuk mengurangi penumpukan barang bukti.

“Barang bukti yang dimusnakahkan ini tentunya dari perkara yang sudah inkrah, dan kebanyakan memang dari kasus narkotika” terang Kajari.

Imran menjelaskan tindak pidana yang menonjol di Kabupaten Sintang dan Melawi kebanyakan kasus narkotika terutama obat ilegal atau tanpa izin.

Untuk itu, Kajari mengimbau seluruh kalangan dan elemen masyarakat agar bersama sama menekan tindak pidana terutama penyalah gunaan narkotika dan obat terlarang agar Kabupaten Sintang dan Melawi aman dan jauh dari narkoba.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat dan para penegak hukum terus saling bersinergi melakukan pengawasan tindak kejahatan.

“Kita harus bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan kalau ada tindak pidana harus segera melaporkan ke aparat umum,” kata Jarot.

Sementara itu, Kasi Pidum yang juga sebagai Plt Kasi Barang Bukti, Kejaksaan Negeri Sintang, Andi Tri Saputro mengatakan barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 85 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap atau Inkrah.

“Karena sudah Inkrah maka pada hari ini (Kamis-Red) kita musnahkan barang bukti, baik itu di bakar, dipotong, di blender maupun di gilas pakai mesin Baby Roller” ucap Putro. (*)