Kejurda Grasstrack Seri III Kalteng Ditunda

oleh

Kejuaraan Daerah Grasstrack Seri III Kalimantan Tengah yang semula direncanakan pada 9-10 Juli ditunda hingga September 2011 dengan lokasi tetap di Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Kalteng. <p style="text-align: justify;">"Pihak panitia di Kabupaten Gunung Mas minta kegiatan tersebut ditunda pada September nanti karena sirkuit setempat dalam perbaikan," kata Ketua Bidang Olah Raga Roda Dua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalteng Satriadi Upaya di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Menurut Satriadi, kejurda yang rencananya diikuti para kroser andalan dari sejumlah kota di Kalteng itu digelar di Sirkuit Antang Sakti, Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, diikuti kroser-kroser sejumlah kabupaten di Kalteng dan kroser dari luar daerah.<br /><br />Meski kejurda seri III ini ditunda, kata dia, namun event seri berikutnya tetap dilaksanakan untuk Juli 2011 nanti yakni seri IV digelar di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat dan seri V di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara.<br /><br />"Kita tetap menggelar seri berikutnya yakni seri IV dan V pada Juli nanti," katanya.<br /><br />Sebelumnya IMI Kalteng juga telah menggelar grasstrack seri pertama di Nanga Bulik Kabupaten Lamandau dan seri II di Kabupaten Sukamara.<br /><br />Kelas yang diperlombakan dalam kejurda tersebut itu meliputi kelas bebek standar pemula, bebek modifikasi junior, bebek modifikasi 2 langkah – senior dan bebek modifikasi 4 langkah – senior.<br /><br />Di samping itu kelas tambahan (supporting race), antara lain kelas bebek standar pemula kabupaten, special engine (SE) s/d 250 cc terbuka dan SE eksekutif serta kelas campuran pemula kabupaten.<br /><br />"Kita harapkan event Juli mendatang di dua kabupaten itu berjalan lancar dan sesuai jadwal yang ada," katanya.<br /><br />Event bergengsi ini diikuti para pembalap andalan Kalteng di antaranya Elly Azhar dan Satya Wizia dari Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Rio Embang dan Yuliaser dari Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas.<br /><br />Selain Taufik Akbar dari Tamiyang Layang Kabupaten Barito Timur, Rudi Hartono dari Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat. <strong>(das/ant)</strong></p>