Home / Tak Berkategori

Kekerasan Terhadap Wartawan Kembali Terjadi Di Samarinda

- Jurnalis

Senin, 22 Oktober 2012 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin. <p style="text-align: justify;">Kasus kekerasan tersebut dialami kontributor ANTV, Asri Sattar, ketika sedang meliput unjuk rasa mahasiswa di depan Samarinda Square, Senin sore.<br /><br />Saat itu, Asri Sattar diserang sekelompok orang diduga preman ketika memprotes sikap polisi yang dinilai terkesan melakukan pembiaran saat satpam mal memukuli mahasiswa dan warga yang ditangkap.<br /><br />"Saya memprotes karena ada satpam yang menangkap dan memukuli apakah itu warga atau mahasiswa padahal di situ banyak polisi. Tapi tiba-tiba, tiga pukulan mendarat ke wajah saya dan saya tidak tahu siapa pelakunya. Tapi, saat saya dipukuli banyak polisi di sekeliling saya dan mereka tidak menangkap pelaku pemukulan tersebut," ungkap Asri Sattar.<br /><br />Ironisnya, sebelum terjadi pemukulan terhadap Asri Sattar, seorang polisi berpakaian preman sempat berteriak bernada memprovokasi.<br /><br />"Tidak usah buat sensasi di sini, kirim saja ke ‘youtube’ kalau mau buat sensasi," teriak polisi tersebut dan tak lama beberapa orang langsung memukuli jurnalis televisi nasional tersebut.<br /><br />Melihat pemukulan tersebut, beberapa wartawan, baik cetak maupun elektronik lokal dan nasional berupaya memprotes namun sejumlah massa yang diduga pro terhadap polisi tersebut tetap menyerang wartawan.<br /><br />"Saat kejadian, Wakapolresta Samarinda dan sejumlah perwira ada di tempat itu tapi kami tidak melihat ada upaya mengamankan massa yang melakukan pemukulan kepada warga dan mahasiswa termasuk saat rekan kami dipukuli. Kami mempertanyakan kehadiran massa di belakang polisi itu apalagi ikut memukuli wartawan,’ ungkap salah seorang wartawan, Firman.<br /><br />Berdasarkan hasil CT Scan dan visum RSUD AW Sjahranie, sejumlah komponen wartawan di Samarinda di antaranya IJTI Kaltim, Jurnalis Center akan melaporkan pemukulan terhadap Asri Sattar, kontributor ANTV Samarinda tersebut.<br /><br />"Hasil CT Scan menunjukkan terdapat luka di kepala saya dan perut saya masih terasa mual sehingga jika kondisi terus seperti ini saya disarankan kembali ke rumah sakit," kata Asri Sattar.<strong> (das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB